Kamis, 20 Agustus 2026

Pasca Banjir, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Rumahnya

Selasa, 09 Februari 2016 23:34 WIB
Pasca Banjir, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Rumahnya
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Warga Jalan Sekata, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, heboh, Selasa (9/2/2016) sore.

Pasalnya, seorang wanita paruh baya Winarni Mudhi Wahyuni (45) ditemukan tewas dalam kondisi terlentang di kamar rumahnya.

Korban yang disebut-sebut merupakan pegawai Pemprov Sumatera Utara ini ditemukan meninggal dunia bermula saat seorang warga, Sutri (29), melintas di depan rumah korban. Dia mencium aroma tak sedap setiap melintasi rumah bercat hijau nomor 11 itu.

"Tadi waktu aku melintas bau kali di rumah itu. Terakhir aku kasih tau aja sama tetangga-tetangganya. Soalnya setahu kami ibu itu lagi sakit, tinggal sendiri dia di rumah," ujar Sutri.

Kepala Lingkungan I Hairawati (62) mengatakan,  korban memiliki riwayat penyakit asam lambung dan asam urat.

"Tadi yang beritahukan pada saya warga yang datang ke rumah. Langsung saya hubungi kelurahan dan polmas," terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa banjir melanda lingkungan tempatnya menetap. Banjir juga masuk ke dalam rumah korban.

"Kasihan ibu ini, dia sendiri di sini. Suaminya pengantar TKI ke Malaysia. Terjebak banjir dia, mungkin. Soalnya masuk air ke rumahnya. Mungkin capek-capek dia kan, nguras airnya. Kambuh pula penyakitnya, kemungkinan jadi meninggal," ujar Hairawati.

Selanjutnya, jenazah diboyong dengan mobil ambulans menuju RS Bhayangkara Medan guna keperluan autopsi.

Kapolsekta Medan Helvetia Kompol Roni Bonnic ketika dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, saat ini pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Medan masih melakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan yang kita lakukan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun yang mencurigakan. Dari keterangan warga, korban memiliki riwayat penyakit semasa hidupnya. Saat ini jenazah akan kita bawa ke RS Bhayangkara guna keperluan visum," tandasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Gubernur Sumut Bantu Perbaikan dan Penanganan Pascabanjir
TNI Salurkan 70 Boat Polyethylene untuk Bantu Penanggulangan Banjir di Bekasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker