Jumat, 17 Juli 2026

Korban Kapal Tenggelam di Selat Malaka Sempat Dilarang Anaknya Pulang ke Binjai

Minggu, 06 September 2015 18:11 WIB
Korban Kapal Tenggelam di Selat Malaka Sempat Dilarang Anaknya Pulang ke Binjai
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Mahrani (49) warga Jalan Sutoyo, Lingkungan IV, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, merupakan salah satu korban akibat kecelakaan kapal yang tenggelam di perairan Selat Malaka pada Kamis (3/9/2015).

Korban saat itu sempat dilarang pulang ke Binjai oleh anaknya, Dedek Azhari yang bekerja di Malaysia.

"Mamakku sudah empat tahun di di Malaysia dan belum pernah pulang ke Binjai. Udah sempat dilarang adikku Mamak untuk pulang, tapi katanya kangen sama anak- anaknya di sini, makanya Mamakku tetap pulang juga," ujar anak tertua korban bernama Atika (28) di Binjai, Ahad (6/9/2015).

Dirinya mengaku tidak mempunyai firasat tentang kepergian orang tuanya. Namun, sebelum berangkat ia sempat menelepon orang tuanya.

"Saya sempat video call. Mamak bilang dia kangen dan ingin pulang. Tidak ada firasat kami kalau mamak pergi meninggalkan kami selamanya," jelasnya.

Ia dan keluarga masih menunggu kepastian kedatangan jenazah di rumah duka. "Belum tahu kapan jenazah Mamak tiba. Saat ini jenazah mamak masih berada di Kuala Lumpur. Besok (Senin, 7/9/2015) katanya jenazah Mamak sampai di Bandara Kualanamu," pungkasnya.

Diberitakan, sedikitnya 14 orang tewas dalam kecelakaan kapal di Selat Malaka pada Kamis (3/9/2015) lalu. Kapal kayu tersebut diperkirakan mengangkut sekitar 70 penumpang warga negara Indonesia (WNI). (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Latihan Paskibra Binjai Dipandu Kodim, Polwan, dan Dispora
Sambut HUT Indonesia, 63 Personil Paskibra Binjai Atur Formasi
Edarkan Sabu, Kuli Bangunan Ditangkap Sat Narkoba Polres Binjai
BNN Kota Binjai Ajak Bikers Jauhi Narkoba
Empat Pemain Judi Dadu Kopyok Diamankan Sat Reskrim Polres Binjai
Disdik Binjai Instruksikan Sekolah Awasi Prilaku Siswa
komentar
beritaTerbaru
hit tracker