Selasa, 14 Juli 2026

Dompet Dhuafa Salurkan 117 Ekor Hewan Kurban di Sumut dan Aceh

Selasa, 25 Agustus 2015 21:47 WIB
Dompet Dhuafa Salurkan 117 Ekor Hewan Kurban di Sumut dan Aceh
A Chan
Press briefing Tebar Hewan Kurban 1436 H.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Dompet Dhuafa menyalurkan sebanyak 117 ekor hewan kurban kepada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, pada Hari Raya Idul Adha 1436 H. Jumlah ini mengalami pengingkatan dibandingkan dengan Tahun 2014 lalu yaitu 85 ekor hewan kurban. 

"Tahun ini Dompet Dhuafa mengusung tema ‘Andai Ini Kurban Terakhirku’. Hingga kini ada 21 desa di Kabupaten Karo, 3 desa di Kabupaten Deli Serdang, 8 desa di Kabupetan Langkat dan 1 desa di Aceh," kata Manager Fundraising Dompet Dhuafa Waspada Sulaiman didampingi Branch Manager Hambali, dan Manager Program Halimah Tusa'diyah di Kantor Dompet Duafa, Jalan Setia Budi, Medan, Selasa (25/8/2015).

Dikatakannya, penyebaran hewan kurban Hari Raya Idul Adha di daerah terpencil dan termarjinalkan, dimaksudkan untuk memberikan kebahagian kepada saudara kita yang jarang menikmati makan daging, dibandingkan masyarakat perkotaan. 

"Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa, merupakan program yang sangat mengedepankan sistem pemerataan. Tidak sama jika kita berkurban di komplek atau kampung yang hanya terdistribusi dalam lingkup kecil. Dengan Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa, pendistribusian hewan kurban tersalurkan lebih luas dan merata ke seluruh nusantara," jelasnya. 

Manager Program Dompet Dhuafa Waspada Halimah Tusa'diyah mengatakan, program ini memberikan kebahagian kepada saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil dan termarjinalkan. 

"Ini masih jauh dari harapan. Untuk itu, kita membutuhkan dukungan dari bebagai pihak untuk terus membesarkan program ini, sehingga dapat membantu saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil dan termarjinalkan," jelasnya. 

Dijelaskan Halimah, Program Dompet Dhuafa tidak hanya menebarkan hewan kurban, namun juga memberdayakan para peternak binaan yang tergabung dalam program Kampung Ternak Nusantara.

"Program ini sebagai wujug dari model bisnis sosial yang turut mengangkat para peternak binaan yang telah ada selama ini. Jadi ketika umat Islam yang tergabung dalam program THK, tentu akan mendapatkan keuntungan berlebih. Selain beramal, masyarakat juga dapat memberdayakan peternak," katanya. 

Sementara itu, Branch Manager Dompet Dhuafa Waspada Hambali mengatakan, Dompet Dhuafa merilis harga hewan kurban dalam dua kategori yaitu kambing dengan bobot 25-29 kg Rp1.750.000 per ekor, dan sapi dengan bobot 250-300 kg Rp12 juta per ekor. 

"Hingga kini kita masih konsisten dan selalu mempebaiki diri untuk memberikan pemaknaan yang lebih bagi ibadah kurban yang dipercayakan masyarakat," ujarnya. 

Hambali menjelaskan,  tema "Andai Ini Kurban Terakhirku" dimaksudkan untuk masyarakat yang telah mampu agar jangan ragu-ragu untuk berkurban.

"Tidak ada jaminan bahwa umur kita akan panjang dan mampu berkurban tahun depan," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
IMM Desak Kapolda Sumut Mundur
Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo
Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan
Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama
Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker