Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Fakultas Teknik (FT) Univeritas Negeri Medan (Unimed) bekerja sama dengan Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud RI mengirimkan 50 orang sarjana terlatih untuk mengajar selama satu tahun pengabdian dalam rangka memenuhi kekurangan guru produktif SMK di beberapa daerah 3T di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Riau. Acara pelepasan Sarjana Mengajar ini dilakukan di Ruang Serbaguna FT Unimed, Kamis (23/7/2015).
Dalam siaran pers yang diterima
beritasumut.com, Ahad (26/7/015) disebutkan, hadir dalam acara ini Dekan FT Unimed Prof Dr Abdul Hamid K MPd, Wakil Dekan II Dr Nathanael Sitanggang ST MPd, Wakil Dekan III Dra Rosnelli MPd, Dosen Pendamping, dan sebanyak 50 peserta Program Sarjana Mengajar Pemenuhan Guru Produktif SMK Tahun 2015.
Prof Hamid dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk memenuhi kekurangan guru produktif di daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar). Sebanyak 10 orang peserta sarjana mengajar ini akan ditempatkan di Kabupaten Simeulue Aceh, 10 orang di Kabupaten Aceh Singkil Aceh, 3 orang di Kabupaten Rokan Hulu Riau, 4 orang di Kabupaten Dumai Riau, 4 orang di Kabupaten Nias Sumut, 10 orang di Kabupaten Tapanuli Tengah Sumut, 6 orang di Kabupaten Langkat Sumut, dan 3 orang di Kabupaten Karo Sumut.
Prof Hamid yang memimpin langsung acara pelepasan Sarjana Mengajar ini mengharapkan, selain memenuhi kekurangan guru, peserta juga harus dapat memberikan layanan teaching dan non teaching untuk mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah sasaran. Beliau juga mengimbau peserta untuk bekerja secara profesional serta menjaga nama baik almamater Unimed.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Dr Nathanael Sitanggang mengatakan bahwa seluruh peserta program Sarjana Mengajar ini telah lulus seleksi dan telah mengikuti workshop pembekalan peserta pada 15 sampai 20 Juni 2015 lalu. Adapun peserta yang dikirimkan terdiri dari beberapa program keahlian, yaitu; Teknik Gambar Bangunan, Teknik Konstruksi Kayu, Teknik Komputer dan Jaringan, Multimedia, Teknik Audio Video, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Sepeda Motor, Teknik Kenderaan Ringan, Busana Butik, Perikanan, Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Pemasaran.
Lebih lanjut Dr Sitanggang mengatakan, selama satu tahun melaksanakan pengabdian menjadi guru SMK, peserta akan memperoleh biaya hidup, transport (pulang pergi), kelengkapan mengajar (jaket, baju kaos, tas ransel) dan bantuan perangkat pembelajaran. Seluruh peserta juga diasuransikan.
SMK yang mendapat bantuan tenaga guru program Sarjana Mengajar ini adalah SMK Negeri yang masih kekurangan guru produktif SMK, dan diutamakan SMK Negeri yang berada di daerah 3T.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar