Kamis, 04 Juni 2026

PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi

Selasa, 13 Agustus 2024 21:49 WIB
PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi
Istimewa
PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi di industri Ardhina Batik Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Pengabdian Kegiatan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) meningkatkan hasil produk batik cap Sumatera Utara (Sumut) melalui modernisasi peranti produksi untuk meningkatkan kualitas batik cap itu sendiri.

Ketua PKM UNIMED, Prof. Dr. Farihah, M.Pd, mengatakan jika beberapa pengrajin batik Sumatera utara masih belum memiliki standar mutu produk yang baik. Akibatnya belum semua produk yang telah dihasilkan terserap di pasar.

“Permasalahan saat ini terletak pada mutu hasil cap yang belum baik dan sempurna. Hal ini disebabkan industri tidak meng-update peralatan membatik. Khususnya batik cap, sehingga temuan di lapangan banyak produk yang kurang diminati konsumen dikarenakan hasil yang belum maksimal dan sesuai dengan harapan konsumen,” jelas Farihah, Selasa (13/8/24).

Baca Juga:

Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk membantu pemerintah meningkatkan nilai produksi dan mutu.

“Salah satunya dengan mengadakan pelatihan peningkatan mutu hasil produk batik cap daerah Sumut melalui modernisasi peranti produksi di industri Ardhina Batik Medan,” tambahnya.

Baca Juga:

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan daya saing hasil produk industri UMKM.

“Sehingga, pengrajin lebih mudah dalam memproduksi batik cap dan menghasilkan produk yang memiliki nilai mutu yang tinggi. Alat produksi yang diberikan adalah kompor Listrik batik dan modernisasi meja cap,” tuturnya.


Lanjutnya, UMKM sendiri sangat berkontribusi terhadap pengurangan angka pengangguran di Indonesia. Mulai dari UMKM makanan, kerajinan dan bidang tekstil.

“UMKM bidang tekstil tidak terkecuali. Industri batik di Sumut mulai berkembang pada tahun 2010. Banyak industri batik pemula yang muncul di Sumut yang mengangkat ciri khas budaya daerah yang dituangkan kedalam karya seni batik. Ini patut dikembangkan lagi,” lanjutnya.

Untuk kegiatan PKM kali ini, turut serta Halimul Bahri, S.Pd, M.Pd, Dra. Halida Hanim, M.Pd, Yudhistira Anggraini, S.Pd., M.Pd, Ulfa Annida Damanik, S.Pd, M.Pd sebagai anggota. Sedangkan tim pendamping LPPM Unimed adalah Muhammad Dani Solihin, S.Pd, M.T, juga 5 orang mahasiswa.

Untuk peserta dari kegiatan dengan tema “Peningkatan Mutu Hasil Produk Batik Cap Daerah Sumatera Utara Melalui Modernisasi Peranti Produksi” ini sebanyak 7 orang. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Bersama Gg. Musyawarah No.2, Bantan, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Kamis (11/7/24) lalu.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
AMPMSU Desak Polrestabes Medan Ungkap Dugaan Produk Kecantikan Ilegal di Toko Intan Cosmetic
TO Satres Narkoba Polrestabes Medan Semakin Eksis Edarkan Sabu di Jermal 7, Segera Ditangkap
Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi
Diskotik Krypton Jalan Gajah Mada Jadi Sarang Ekstasi, Warga Tuntut Penutupan Permanen
Jamin Pasokan Listrik Anti Padam, Premium Office Tower Podomoro City Deli Medan Hadirkan Solusinya
komentar
beritaTerbaru
hit tracker