Sabtu, 13 Juni 2026

TNI AU Standby Angkut Jenazah Korban Hercules

Rabu, 01 Juli 2015 19:10 WIB
TNI AU Standby Angkut Jenazah Korban Hercules
A Chan
KSAU Marsekal Agus Supriatna.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna mengatakan, TNI AU standby untuk mengangkut semua jenazah korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (30/6/2015) untuk dipulangkan di kampung halaman masing-masing.

"Kita akan standby dan masih ada pesawat Boeing dan Hercules yang akan mengangkut jenazah untuk dikebumikan di kampung halamannya. Kita masih menunggu jenazah yang dimandikan dan jika sudah selesai akan kita berangkatkan segera," kata KSAU di Hanggar Lanud Soewondo, Medan, Rabu (1/7/2015).

KSAU mengatakan, pihaknya juga masih menunggu hasil identifikasi korban dari Posko Post Mortem DVI Biddokkes Polda Sumatera Utara.

"Dari data yang kita dapat ada sekitar 91 jenazah yang utuh dan 50 yang sudah tidak utuh. Sebanyak 91 jenazah yang utuh itu cepat teridentifikasi karena ada yang pakai seragam TNI," katanya.

KSAU kembali membantah isu yang menyatakan bahwa korban harus membayar sejumlah uang untuk menaiki pesawat Hercules.

"Tidak ada membayar. Yang ada izin menaiki pesawat. Bila ada warga lain dan bukan dari keluarga TNI, maka itu permainan oknum TNI. Jika ketahuan akan kita pecat. Sesuai peraturan itu tidak boleh," jelasnya.

KSAU mengatakan, pihaknya akan memberikan asuransi kepada prajurit dan keluarga yang menjadi korban jatuhnya pesawat.

"Kalau untuk prajurit dan keluarga memang ada asuransinya," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TNI AU Pamerkan Alutista dan Pesawat Tempur di Medan
Tak Dikenali, Korban Hercules Dimakamkan Massal di Medan
TNI AU Akan Usir Pesawat Militer Singapura
2 Jenazah Korban Hercules Kembali Teridentifikasi
Polisi Tunggu Keluarga Korban Hercules Selama 6 Bulan
13 Jenazah Korban Hercules Akhirnya Diterbangkan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker