Minggu, 10 Mei 2026

Calon Kepala BIN, Jokowi Sudah Pertimbangkan Rekam Jejak Sutiyoso

Rabu, 10 Juni 2015 18:41 WIB
Calon Kepala BIN, Jokowi Sudah Pertimbangkan Rekam Jejak Sutiyoso
Setkab
Presiden Jokowi menjalankan tugasnya di sela-sela kesibukannya mengikuti prosesi pernikahan Gibran, putra sulungnya, di kediamannya di Solo, Rabu (10/6/2015).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mempertimbangkan rekam jejak dan kompetensi sebelum menunjuk Letjen TNI (Purn) Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Letjen (Purn) Marciano Norman.

"Saya juga sudah melalui banyak pertimbangan dan memperhatikan baik rekam jejak maupun kompetensi dari Pak Sutiyoso," kata Presiden Jokowi di kediamannya di Jalan Kutai Utara Sumber Solo, Jawa Tengah, seperti dilansir situs Stkab RI, Rabu (10/6/2015).

Pengajuan Sutiyono sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, khususnya pasal 36.

Jokowi menjabarkan pertimbangannya mengajukan Sutiyoso sebagai Kepala BIN karena rekam jejaknya di dunia intelijen dan militer.

Presiden meyakini, pengalaman Sutiyoso di ketentaraan, intelijen dan sipil akan sangat membantu penugasan barunya sebagai Kepala BIN, terutama dalam deteksi dini adanya ancaman terhadap stabilitas keamanan.

Menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks, lanjut Jokowi, Indonesia membutuhkan aparat intelijen yang professional dan bekerja dengan cara-cara modern sesuai lingkup undang-undang.

Selain pernah menjabat sebagai Gubernur DKI dua periode, Sutiyoso juga pernah menjadi Danrem Bogor (terbaik), Kasdam Jaya, dan Pangdam Jaya.

Dengan pengalaman yang lengkap itu, Jokowi berharap kualitas intelijen Indonesia semakin maju. 

"Saya berharap DPR RI memberikan pertimbangan atas usulan tersebut," harap Jokowi.

Presiden Jokowi mengharapkan DPR RI tidak menolak usulanya karena dia telah melalui banyak pertimbangan sebelum memutuskan memilih Sutiyoso. 

"Saya berharap tidak karena sudah melalui banyak pertimbangan," ujar Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi menunjuk Sutiyoso untuk memimpin BIN tidak lama setelah mengajukan Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI. Surat pencalonan keduanya telah diterima oleh pimpinan DPR RI agar segera dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Permudah Akses Informasi, Panitia MTQN Siapkan Media Center
Dihadapan 3.500 Pengusaha di Medan, Presiden Pastikan Data Tax Amnesty Tidak Bisa Jadi Dasar Tindak Pidana
Presiden Jokowi Akan Hadiri Karnaval Kemerdakaan Pesona Wisata Danau Toba 2016
Personil TNI dan Polri Lakukan Pengamanan Kedatangan Presiden RI Jokowi
Resmikan Bandara Sultan Thaha, Presiden Jokowi Minta Bandara-Bandara Kecil Juga Dibangun
Presiden Jokowi Diperkirakan Tiba di Bandara Kualanamu Pukul 16.00 WIB
komentar
beritaTerbaru
hit tracker