Sabtu, 06 Juni 2026

Masyarakat Madina Baku Hantam Dengan Sekuriti PT SMGP

Senin, 12 Januari 2015 13:13 WIB
Masyarakat Madina Baku Hantam Dengan Sekuriti PT SMGP
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) yang menolak keberadaan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), terlibat baku hantam dengan Sekuriti PT SMGP.

Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf melalui pesan singkat , Senin (12/1/2015), menjelaskan perkelahian antara masyarakat yang anti PT SMGP dengan Sekuriti PT SMGP terjadi di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Madina, Ahad (11/1/2015) sekira pukul 16.00 WIB.
 
Awalnya, sekitar 20 orang masyarakat yang menolak PT SMGP dikomandoi Tan Gozali melakukan pengecatan dinding parit dan tugu kemenangan di Desa Sibanggor Jae. Tugu tersebut dibangun masyarakat yang anti PT SMGP.

Saat dilakukan pengecatan, tiba-tiba datang Sekuriti PT SMGP (masyarakat Desa Sibanggor Jae) berjumlah 30 orang melarang pengecatan. Setelah adu mulut, baku hantam pun tak terelakkan.

Usai perkelahian, kelompok Tan Gozali lalu menghubungi masyarakat Kecamatan Penyabungan Selatan, Kecamatan Tambangan, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Madina.

Massa yang anti PT SMGP kemudian mendatangi Desa Sibanggor Jae, lalu melaksanakan pengepungan desa serta pengeroyokan.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban Ali Umar Nasution (37) warga Desa Sibanggor Jae mengalami luka di bagian kepala. Sementara korban Ahmad Husein (34) warga Desa Huta Lombang, mengalami luka di kepala dan kritis.

Korban Ahmad Husein dirawat di RSUD Panyabungan dan selanjutnya akan dirujuk ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Sedangkan tersangka pengeroyokan yakni Tholib dan kawan-kawan kurang lebih enam orang warga Desa Maga Pasar dan Desa Sibanggor Julu.

Masih menurut Helfi, korban pegeroyokan Ali Umar sudah membuat LP di Polres Madina. Tan Gozali dkk juga berencana membuat LP di Polres Madina.

Masih kata Helfi, saat ini sebagian masyarakat sudah bubar. Sedangkan Tan Gozali dkk melakukan musyawarah di balai desa.

"Personel Polres Madina termasuk polsek masih stand by di Mapolsek Penyabungan Selatan. Pihak PT SMGP juga sudah diminta untuk tidak melaksanakan aktivitas," pungkas Helfi. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Yos Arnold Tarigan Jabat Plt Kepala Kajari Madina
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Universitas Paramadina Gelar Paramadina Leaders Camp untuk Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa
Cabup Madina Harun Minta MK Gugurkan Petahana gegara Telat Serahkan LHKPN
Kuliah Kebangsaan Anies Baswedan "Lentera Demokrasi Jalan Menuju Keadilan Sosial"
Timsus Narkoba Polda Polda Sumut dan Polres Madina Musnahkan 1,5 Hektare Ladang Ganja di Bukit Tor Sihite
komentar
beritaTerbaru
hit tracker