Selasa, 30 Juni 2026

Walikota Medan Tinjau Warga Korban Kebakaran Asrama Gelugur Hong

Selasa, 01 Juli 2014 16:44 WIB
Walikota Medan Tinjau Warga Korban Kebakaran Asrama Gelugur Hong
Walikota Medan Dzulmi Eldin meninjau lokasi kebakaran. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sekitar 100 warga Jalan Prajurit (Asrama Gelugur Hong), Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan tak bisa menahan rasa kesedihan ketika Walikota Medan Dzulmi Eldin mengunjungi posko penampungan mereka, Selasa (1/7/2014).

Dengan mata memerah dan air mata membasahi pipi, mereka berharap agar orang nomor satu di Pemko Medan ini dapat membantu mengatasi musibah yang baru saja dialami.

Amuk si jago merah yang terjadi 7 menit jelang berbuka puasa, Senin (30/7/2014), membuat mereka kini kehilangan tempat tinggal. Tak satu pun harta benda yang bisa diselamatkan, sebab api begitu cepat menyambar sehingga menghanguskan rumah beserta isi di dalamnya hanya dalam waktu sekitar 1 jam. Hal ini terjadi akibat material bangunan rumah didominasi papan dan kayu.

Ditambah lagi salah satu rumah dijadikan tempat penjualan minyak tanah dan gas yang ditengarai warga sebagai pemicu terjadinya kebakaran, menyebabkan kobaran api semakin mengganas sehingga menghanguskan 14 unit rumah, sedangkan 4 rumah yang berada di depannya hanya mengalami kebakaran di bagian teras.

Untung saja petugas Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) cepat turun tangan sehingga mampu menjinakkan api.

Walikota pun menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi. Dia berharap kepada warga yang menjadi korban kebakaran dapat tabah dan sabar menghadapi cobaan yang sangat berat ini. Untuk itu Pemko Medan akan berupaya memberikan solusi terbaik untuk meringankan penderitaan para warga.

Sebagai langkah awal untuk membantu korban, Walikota mengatakan Pemko Medan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan bersama Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) menempatkan para korban di tenda penampungan yang lokasinya di sebuah lapangan, sekitar 150 meter dari lokasi kebakaran.

Selain tenda penampungan, kata Eldin, pihaknya juga mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan dan minum para korban, termasuk makan sahur maupun berbuka puasa bagi yang puasa. Sedangkan bagi warga yang tidak puasa, makanan mulai pagi, siang sampai malam akan disediakan.

“Selain itu kita juga akan memikirkan bagaimana dengan tempat tinggal rumah para warga yang sudah hangus terbakar. Untuk itu kita akan bersama stakeholder yang ada akan mencari solusi terbaik untuk mengatasinya sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Walikota.

Eldin setibanya di lokasi langsung mengunjungi rumah warga korban yang kini telah rata dengan tanah. Sejumlah warga terlihat sedang membersihkan rumah dan harta bendanya yang telah menjadi arang. Di samping itu mereka juga mencari-cari kemungkinan ada harta benda yang luput dari jilatan api. Kepada warga yang ditemui, Walikota pun kembali minta untuk tabah dan sabar menghadapi cobaan yang cukup berat ini.

Usai meninjau rumah warga yang hangus terbakar, Walikota selanjutnya menjenguk warga di tenda penampungan. Dengan penuh rasa haru, Eldin pun berusaha menghibur mereka.

“Musibah ini cobaan dari Allah SWT. Jadi saya berharap agar bapak dan ibu yang menjadi korban dapat menghadapi cobaan ini dengan penuh kesabaran walau sangat menyakitkan,” ungkapnya.

Untuk meringankan beban warga, Walikota selanjutnya memberikan berupa peralatan tidur, mandi dan peralatan dapur. Selain itu juga memberikan bantuan beras, minyak goreng serta  gula. Dia berharap bantuan yang diberikan itu dapat digunakan warga sehari-sehari selama berada di lokasi penampungan.

Sementara itu Indra dari perwakilan YSKI mengungkapkan, pihaknya bersama BPBD Kota medan berupaya membantu warga yang menjadi korban kebakaran. Selain menyediakan makanan dan minuman selama 3 hari ke depan, termasuk sahur serta berbuka puasa. Selanjutnya mereka akan menyampaikan laporan kepada pimpinan YSKI kemungkinan untuk membantu warga membangun rumahnya kembali.

Sedangkan Camat Medan Perjuangan Rahmat mengungkapkan kebakaran ini terjadi pada Senin jelang berbuka berbuka puasa. Musibah kebakaran menyebabkan 14 KK kehilangan tempat tinggal, sedangkan 4 KK lagi hanya mengalami kebakaran di bagian teras rumah. Untuk itu pihaknya bersama dengan BPBD akan terus memantau korban dan berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Tujuh Warga Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai, Meliana Sebagai Saksi
Pasca Kerusuhan di Tanjungbalai, Aparat Negara Minta Masyarakat Menahan Diri
Bentrok Warga di Tanjung Balai, Kapolri Pastikan Suasana Sudah Kondusif
Gara-gara Pagar, Ratusan Warga Serang Polres Tanah Karo
Gagal Curi Sepeda, Tiga Pria yang Suka Begadang Ini Digebuki Warga
Menipu di Binjai, Warga Sunggal Babak Belur Dihajar Warga
komentar
beritaTerbaru
hit tracker