Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Batu Bara, (beritasumut.com) – Ratusan warga di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara kini dapat bernafas lega. Setelah bertahun-tahun tidak merasakan akses air bersih kini di desa mereka telah dibangun sarana sumur bor yang dapat mensuplai kebutuhan 200 kepala keluarga.
Akses air bersih yang lama tak dinikmati warga peisir ini kini tak lagi mereka rasakan, khususnya bagi warga Dusun Pematang Kawat, Desa Sukaramai, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Pembangunan prasarana ini difasilitasi PT Inalum bersama Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan dikerjakan bersama-sama swadaya masyarakat BKM Nurul Iman sebagai koordinator dan penyedia lahan sejak pekan kedua April 2014 hingga pekan ketiga Mei 2014.
"Kami senang sekali dengan adanya bantuan ini, kini kami tak perlu cemas dengan kesehatan keluarga kami, karena air sudah bersih tidak berbau lagi," ujar Syahrul perwakilan warga Dusun Pematang Kawat, Senin (9/6/2014).
Menurut Syahrul selama ini air di desa mereka tidak cukup baik untuk dipakai untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan mencuci. Namun kini dengan adanya bantuan sumur bor berkapasistas besar mereka juga dapat menampung air stok persediaan.
Warga sangat berterima kasih atas keterlibatan dan partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan dan membangun sarana air bersih ini.
Warga juga berharap kedepan peran aktif pemangku kepentingan sangatlah diperlukan untuk mengkoordinir dan menjaga keberlanjutan bantuan ini demi kemaslahatan bersama.
Banyak warga yang sudah terbantu seperti beasiswa, pemberdayaan usaha kecil, pelatihan dan lain-lain. Dengan adanya bantuan prasarana ini selain dapat mensuplai air ke Masjid Nurul Iman untuk keperluan bersuci dan berwuduk juga dapat membantu akses air bersih bagi lebih kurang 200 KK di dusun ini.
"Kami telah sepakat, pemeliharaan dan operasional sarana air bersih akan dikoordinir BKM Masjid Nurul Iman dan kepala dusun," tambah Syahrul.
Sementara Manajer Pemberdayaan Masyarakat Arfan Iqbal Harahap mengatakan bantuan sarana air bersih ini terdiri atas bangunan beton berukuran 2 x 2 meter dengan tinggi 2 meter setengah berfungsi sebagai ruang mesin, gudang peralatan, instalasi pipa, dan keran air serta sebagai dudukan tangki air yang berkapasitas lebih kurang 1.500 liter air untuk menjamin ketersediaan air di kala listrik padam.
"Bantuan sarana air bersih ini merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat PT Inalum untuk membantu akses ketersediaan air bersih bagi masyarakat pesisir, khususnya di sekitar pabrik peleburan aluminium," ujar Arfan Iqbal Harahap.
Inalum juga sangat berterima kasih atas keterlibatan dan partisipasi pemerintah dalam pencanangan pembangunan akses air bersih ini. Ke depan peran aktif pemangku kepetingan sangat diperlukan untuk mengkoordinir dan menjaga keberlanjutan bantuan ini demi kemaslahatan bersama.
Program pemberdayaan masyarakat PT Inalum untuk sarana air bersih bagi masyarakat pesisir telah dilakukan sejak Tahun 2009 secara berkesinambungan antara lain di Desa Lalang, Gambus Laut, Nenasiam, Pangkalan Dodek, Kuala Indah dan Kuala Tanjung.
(BS-032)
Tags
beritaTerkait
komentar