Sabtu, 04 Juli 2026

Serikat Pekerja Keluhkan Pemadaman Listrik Kepada Plt Walikota Medan

Rabu, 19 Maret 2014 19:52 WIB
Serikat Pekerja Keluhkan Pemadaman Listrik Kepada Plt Walikota Medan
Pemadaman listrik. (Dok)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Aliansi Serikat Pekerja Kota Medan mengeluhkan masih berlangsungnya pemadaman bergilir di Kota Medan.

Keluhan tersebut disampaikan Aliansi Serikat Pekerja Kota Medan dipimpin Arsula Gultom (SB Sejati) dan J Sitanggang (Federasi Serikat Pekerja) kepada Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan T Dzulmi Eldin S di Balaikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (19/3/2014).

Arsula Gultom mengatakan, kunjungan mereka ke Balaikota Medan untuk menyampaikan kepada Plt Walikota Medan bahwa pemadaman listrik yang terjadi saat ini sudah tidak bisa ditolerir lagi.

Sebab dampak pemadaman listrik terhadap industri besar maupun home industry sangat besar. Akibat seringnya pemadaman, dunia industri tidak nyaman lagi. Banyak pekerja yang istirahat bahkan dirumahkan karena produksi terganggu.

“Kami mengerti masalah kelistrikan bukan wewenang Plt Walikota Medan, tapi kami meminta FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) untuk melakukan tindakan nyata terhadap PLN,” harap Arsula Gultom.

Sementara Anggiat Pasaribu mengatakan, usai berkunjung ke balaikota, mereka akan menuju PT PLN untuk meminta jaminan kepada PLN soal layanan kepada masyarakat.

Apabila PLN tidak mampu melayani dengan baik, Aliansi Serikat Pekerja Kota Medan akan mengerahkan massa turun ke jalan dan mengimbau masyarakat memboikot PLN dengan tidak membayar rekening listrik.

Menanggapi keluhan Aliansi Serikat Pekerja, Plt Walikota Medan mengatakan, Pemko Medan dalam menyikapi krisis listrik saat ini sudah melakukan berbagai upaya antara lain menyurati PT PLN.

Bahkan Pemko Medan sudah melakukan pertemuan di tingkat Provinsi Sumut sampai ke tingkat pusat dengan DPR RI Komisi VII bersama Gubernur Sumut dan Dirut PT PLN.

Namun berbagai upaya yang dilakukan itu belum menghasilkan perubahan dan PLN tetap melakukan pemadaman.

“Kita mendapat informasi bahwa PT PLN kekurangan daya sebesar 350 mega watt (MW). Untuk jangka pendeknya akan ada pasokan dari PT Inalum sebesar 120 MW dan PLN berjanji pada 10 Maret kemarin pasokan listrik sudah berlangsung normal. Sedangkan jangka panjangnya menunggu pasokan dari Nagan Raya, Aceh,” ujar Eldin.

Kemudian terkait 1 Mei yang sudah ditetapkan menjadi hari libur, Pemko Medan tidak lagi menggelar upacara peringatan Hari Buruh (May Day).

Namun begitu karena pihak Aliansi Serikat Pekerja menyatakan 1 Mei tersebut merupakan hari ulang tahun serikat pekerja, tentunya ingin merayakan HUT tersebut dengan menggelar berbagai kegiatan, apakah itu olahraga maupun gerak jalan.

Oleh karena itu Pemko Medan sangat mendukung kegitan tersebut dan untuk pelaksanaan kegiatan itu perlu dilakukan persiapan dan pertemuan lebih lanjut, tandas Eldin. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Ketua Komisi E DPRD Sumut Soroti Pemadaman Listrik di Asrama Haji Medan
Pordasi Harapkan Plt Walikota Medan Sosialisasikan Olahraga Berkuda
Gubernur Sumut dan Plt Walikota Tinjau UN di SMPN 5 Medan
Dubes Malaysia Rayu Plt Walikota Medan Kerjasama
Pelaku UKM Semakin Terpuruk Akibat Pemadaman Listrik
LBH Medan Terima 15 Pengaduan Kasus Pemadaman Listrik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker