Rabu, 15 Juli 2026

Rencana Pembangunan Tower PT Hutchinson Ditentang Warga Sei Agul Medan

Jumat, 07 Februari 2014 16:37 WIB
Rencana Pembangunan Tower PT Hutchinson Ditentang Warga Sei Agul Medan
Google
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Warga Jalan Danau Singkarak Gang Madrasah, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, resah. Pasalnya, di antara pemukiman warga saat ini dibangun tower telekomunikasi PT Hutchison 3 Indonesia (H3I).

Tower yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan, selain membuat warga tidak nyaman dan dinilai melanggar Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Komuikasi dan Informatika dan Kepala Badan Koodinasi dan Penanaman Modal Tahun 2009 tentang pedoman pembangunan dan penggunaan bersama menara telekomukasi.

Sebab dalam tata cara pembangunan menara salah satu syarat admisnitratifnya, mendapat persetujuan warga sekitar dalam radius sesuai dengan ketinggian menara. Namun faktanya, dalam pembangunan menara milik PT H3I, puluhan warga belum memberikan persetujuan.

Misalnya Dwi Simbolon yang rumahnya bersebelahan dengan tower yang direncanakan akan dibangun dengan ketinggian 30 an meter itu, hingga kini belum memberikan persetujuan. Sebenarnya tidak hanya Dwi yang keberatan, masih banyak warga lainnya yang protes.

Bentuk protes yang dilakukan warga ini sebenarnya sudah berlangsung sejak Desember lalu. Mereka meminta agar pembangunan tower ini dipindahkan dari tempat pemukiman warga. 

Namun belakangan hal ini warga terpecah, setelah pihak PT H3I melalui warga melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Padahal masyarakat setempat mengharapkan sosialisasi tersebut langsung dilakukan pihak pemilik tower. Tapi itu tidak dilakukan, justru masyarakat mengaku diancam para pekerja.

"Kita sekarang ini tidak nyaman lagi. Sekarang masyarakat sudah terpecah. Karena ada yang mendukung dan ada yang tidak," kata salah seorang di Gang Madrasah, Kamis (6/2/2014).

Disebutkannya, untuk mendapatkan dukungan dalam pembangunan tower ini memang sudah ada pertemuan beberapa kali di rumah pemilik lahan yang dibangun tower tersebut serta di kantor kelurahan. Pertemuan yang dihadiri sekira 16 orang tersebut, tujuh diantaranya merupakan masyakat yang tinggal dengan mengontrak rumah.

"Bukan warga asli semuanya dan rumahnya ada juga yang jauh dari pembangunan tower ini," timpal Dwi seraya mengharapkan pembangunan tower yang di bangun sejak awal Januari lalu, dihentikan.

Keresahan serupa dirasakan Dani, warga setempat. Warga khawatir tower akan roboh dan mengancam keselamatan warga.

Secara terpisah, Aan perwakilan PT H3I di Medan mengaku pihaknya sebenarnya sudah melakukan sosialisasi pembangunan tower tersebut. "Sudah disampaikan ke masyarakat," katanya seraya menambahkan mereka sudah mengundang warga, namun undangan yang disampaikan dianggap tidak resmi. (BS-021)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Tujuh Warga Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai, Meliana Sebagai Saksi
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker