Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Rahudman Harahap meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di SD Singapore Piaget Academy di Perumahan Citra Garden, Jalan Jamin Ginting, Medan dan SD High Scope Indonesia, Jalan Bunga Cempaka, Medan, Selasa (7/5/2013).
Dari hasil peninjauan yang dilakukan, pelaksanaan UN yang kini memasuki hari kedua berjalan dengan lancar. Diharapkannya, tingkat kelulusan dan hasil ujian yang diperoleh para siswa tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Saat melakukan peninjauan, walikota turut didampingi Sekda Syaiful Bahri Lubis, Kadis Pendidikan Kota Medan Parluhutan Hasibuan serta Kabag Humasy Budi Hariono. Lima ruangan yang disediakan pihak sekolah di lantai empat, satu persatu ditinjau walikota. Para siswa saat itu tengah mengerjakan soal matematika yang diawasi oleh pengawas dari sekolah negeri.
Kepada para siswa yang tengah mengerjakan soal, walikota berpesan untuk membaca soal terlebih dahulu dengan sebaik-baiknya sebelum menjawabnya. “Jangan terburu-buru, pergunakan waktu yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Semoga hasil ujian yang diperoleh memuaskan,” kata walikota.
Menurut walikota, hasil peninjauan yang dilakukannya, pelaksanaan UN di SD Singapore Piaget Academy (SPA) berjalan dengan baik dan sangat disiplin. Sebagai salah satu sekolah percontohan, SPA menampung para siswa yang berlatar suku maupun agama yang berbeda dengan jumlah lebih dari 1.000 siswa, termasuk TK, SMP dan SMA.
“Jadi ini patut kita apresiasi sehingga SPA menjadi salah satu sekolah yang dapat menghasilkan lulusan berkarakter,” ungkapnya.
Kepala SD SPA LBH Simangunsong menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti UN tingkat SD sebanyak 112 siswa dan ditempatkan dalam 5 ruangan. Diakuinya, pelaksanaan UN tidak ada masalah, seluruh siswa hadir semua.
“Walaupun ada soal yang tertukar namun dapat kita atasi. Jadi intinya pelaksan aan UN di sini berjalan dengan aman dan lancar,” papar Simangunsong.
Setelah itu walikota melanjutkan peninjauan ke SD High Scope Indonesia di Jalan Bunga Cempaka, Medan, tidak jauh dari lokasi SPA. Di tempat itu, siswa yang mengikuti UN berjumlah 10 orang dengan perincian 4 laki-laki dan 6 perempuan. Walaupun hanya diikuti 10 siswa namun walikota sangat mengapresiasi sistem pendidikan di tempat tersebut. Dia berharap Kadis Pendidikan terus memantau sekaolah ini.
“Jika ada perubahan kurikulum langsung beritahukan kepada pihak sekolah. Ini semua dilakukan dalam upaya peningkatan karakter dan kualitas para siswa,” ujarnya.
Selanjutnya walikota mengungkapkan, pemerataan guru perlu dilakukan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Dengan demikian mutu sekolah negeri yang ada saat ini tidak tertinggal jauh dari sekolah-sekolah swasta. Untuk mendukung hal itu, orang nomor satu di Pemko Medan ini minta kepada seluruh kepala sekolah negeri untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar di sekolahnya masing-masing.
“Dengan kerja keras yang dilakukan, saya yakin mutu sekolah negeri tidak akan kalah dengan sekolah swasta,” ujarnya optimis.
Sebelumnya, Sekda Syaiful Bahri Lubis didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Affan Siregar, Kabag Agama dan Pendidikan Suaidi Lubis meninjau SD Annizam di Jalan Perjuangan, Medan. Mereka diterima Kepala SD Anizam Darwis bersama Pengawas Ujian Rayon Medan Denai Nely Nasution.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan, pelaksanaan UN di SD Annizam berjalan dengan lancar. “Tidak ada kendala yang kita temukan dalam peninjauan ini, baik itu distribusi naskah ujian maupun kelengkapan lainnya. Di samping itu kita lihat anak-anak sangat tenang mengerjakan ujian mata pelajaran matematika,” terang sekda.
Kemudian, tambah sekda, sesuai hasil laporan yang kita terima dari Dinas Pendidikan Kota Medan pelaksanaan UN tingkat SD pada hari pertama dan kedua di Kota Medan berjalan dengan lancar meskipun pada hari pertama ada beberapa sekolah kekurangan lembaran jawaban komputer (LKJ). “Kekurangan LKJ telah kita atasi dengan menggunakan stok cadangan yang sudah dipersiapkan di Dinas Pendidikan Kota Medan,” paparnya.
Di tempat yang sama Kepala SD Annizam Darwis melaporkan, jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 147 orang terdiri atas 74 laki-laki dan 73 perempuan. Mereka seluruhnya ditempatkan dalam 8 lokal yang iawasi lebih kurang 16 orang tenaga pengawas. “Seluruh siswa hadir semua, kita tidak ada kekurangan soal ujian,” ujar Darwin. (BS-024)
Tags
beritaTerkait
komentar