Selasa, 25 Agustus 2026
Klinik Alifa Diabetic Centre Diresmikan

Walikota Prihatin Warga Medan Berbondong-bondong Berobat ke Luar Negeri

Kamis, 31 Januari 2013 00:07 WIB
Walikota Prihatin Warga Medan Berbondong-bondong Berobat ke Luar Negeri
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM meresmikan Klinik Alifa Diabetic Centre di Jalan Brigjen Katamso, Medan, Sumatera Utara, Rabu (30/01/2013). Diharapkannya kehadiran pusat pelayanan kesehatan ini dapat memberikan berbagai alternatif dan solusi kebutuhan layanan kesehatan yang semakin baik, khususnya bagi penderita diabetes.

Bagi Walikota, kehadiran klinik ini tentunya sangat mendukung upaya Pemko Medan dalam meningkatkan derajat kesehatan seluruh warga. Itu sebabnya salah satu misi strategis pembangunan kota, khususnya di bidang kesehatan dengan meningkatkan kualitas masyarakat  melalui peningkatan akses dan kualitas kesehatan masyarakat.

“Pemko Medan terus berupaya meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat. Selain  mengembangkan rumah sakit pemerintah yang terstandarisasi, kita juga terus mendorong terbangunnya rumah sakit dan klinik swasta yang juga terstandarisasi dan terspesialisasi,” kata Walikota.

Karena itulah Walikota menyambut baik dengan dioperasinya Klinik Alifa Diabetic Centre. Apalagi pendirinya asli anak Medan. Kemudian dia berharap agar Alifa Dioabetic centre dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus lebih mengutamakan segi sosialnya dari pada  segi finansial. Artinya, setiap masyarakat yang datang dari latar belakang ekonomi apapun harus tetap dilayani dengan baik.

Walikota selanjutnya berharap ide maupun gagasan cemerlang seperti ini dapat terus tumbuh dan berkembang, khususnya di kalangan para tenaga kesehatan lainnya. Untuk itu Pemko Medan akan mendukung sepenuhnya segala bentuk inovasi pelayanan kesehatan guna meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat yang semakin baik lagi.

Didampingi Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi serta sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan, Walikota dalam kesempatan itu menyampaikan rasa prihatinnya  dengan fenomena masyarakat Kota Medan yang saat ini cenderung berbondong-bondong berobat ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura, malah kini mulai merambah sampai Thailand.

Padahal menurut Walikota, pelayanan medis yang ada di kota ini tidak kalah dengan luar negeri. Terbukti tidak sedikit mahasiswa dari luar negeri, terutama Malaysia yang menimba ilmu kedokteran di universitas-universitas di Indonesia, terutama di Kota Medan. Karenanya, fenomena ini menjadi pekerjaan rumah (PR) dan harus dicari jalan keluarnya sehingga warga tidak terobsesi untuk berobat ke luar negeri.

“Untuk itu marilah kita terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Berikanlah pelayanan yang semakin profesional kepada pasien, termasuk memberikan keramahan bagi para keluarganya. Dengan demikian masyarakat merasa terlayani dan mau menafaatkan pelayanan kesehatan yang ada di Kota Medan,” harapnya.

Untuk RS Pirngadi Medan, Walikota mengaku terus melakukan pembenahan dalam upaya memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat. Selain terus menambah peralatan medis, tahun ini telah dialokasikan dana sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan ruangan VIP dan ruangan dokter. Dengan pembenahan yang dilakukan, diharapkannya dapat membuat masyarakat semakin tertarik untuk berobat di tempat tersebut.

Selain itu, tambah Walikota, para dokter spesialis yang ada harus tetap berada di tempat sampai pukul 12.00 WIB, seteklah itu barulah praktek di tempat lain. Jadi begitu masyarakat membutuhkan pelayanan dokter speslias secepatnya terlayani. Di samping itu harus dilakukan reformasi moral di RS Pirngadi  guna memberikan pelayanan lebih baik lagi.

“Jangan penyakit pasien semakin bertambah lagi akibat pelayanan yang diberikan. Untuk itu harus dilakukan reformasi moral di RS Pirngadi Medan,” ungkapnya.

Pimpinan Alifa Diabetic Centre dr Rifwani Gumulya Mars menjelaskan, didirikannya klinik ini untuk menjawab tantangan kedua orang tuanya agar dapat memberikan suatu pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat. Setelah dipikir-pikir akhirnya diputuskan untuk fokus memberikan pelayanan khusus untuk penderita diabetes.

“Diabetes saat ini banyak sekali  diderita masyarakat kita akibat berubahnya pola hidup di tengah masyarakat. Untuk itulah saya ingin memberikan pelayanan bagi para penderitanya,” kata Rifwani.

Dipilihnya kata Alifa, jelas Rifwani, karena artinya pertama dan sehat. Untuk itu dia berharap kehadirann Alifa Diabetic Centre jadi pioneer yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama penderita diabetes. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Ikut Demo di Walikota, 21 Siswa Sekolah Diamankan Polresta Medan
Lapangan Merdeka Medan Alami Transformasi Fungsi Ruang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker