Selasa, 05 Mei 2026

Karang Taruna dan Warga Tadukanraga Hentikan Truk Galian C

Selasa, 15 Januari 2013 18:46 WIB
Karang Taruna dan Warga Tadukanraga Hentikan Truk Galian C
Mberngap Ginting
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
STM Hilir, (beritasumut.com) – Ratusan truk pengangkut Galian C dari areal di Afd V PTPN II Kebun Limau Mungkur, Dusun II Tungkusan, Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dihentikan sejumlah pemuda mengatasnamakan Karang Taruna Kecamatan STM Hilir dan sejumlah masyarakat Dusun Sei Basah, Desa Tadukanraga, Selasa (15/01/2013).

Penyetopan truk pengangkut Galian C ini dilakukan warga, selain akibat ceceran tanah menjadi debu yang sangat menganggu, jalan juga dipenuhi tanah. Bahkan akibat truk yang melebihi tonase itu lalu lalang, dikhawatirkan jalan yang dilalui cepat rusak. Ironisnya lagi warga yang menjajakan barang dagangan di sepanjang pinggir jalan menjadi terganggu.

Demikian diungkapkan Ketua Karang Taruna Kecamatan STM Hilir Benyamin Sembiring didampingi Tokoh Masyarakat Saruddin Perangin-angin di Tadukanraga, Selasa (15/01/2013).

Dijelaskan mereka, sepertinya manusia sekarang ini sudah tidak bersahabat dengan alam. Jika alam bisa bicara mungkin mereka akan mengeluh dan menangis. Bayangkan saja, bukit di areal PTPN IIKebun Limau Mungkur sekarang sudah gundul dan rata. Belum lagi pencemaran lingkungan hidup serta lainnya yang pada akhirnya manusia pun merasakan dampak dari ulah segelintir warga yang hanya mengambil kepentingan pribadi dengan hadirnya bencana dimana-mana seperti banjir, longsor dan lain sebagainya.

Mereka yang memiliki kepentingan dan kekuasan dan uang, terkadang suka semena-menana memperlakukan alam seenaknya tanpa memikirkan dampak apa yang akan terjadi serta siapa yang akan merasakan kerugiannya. Seperti kaitanya dengan adanya aktifitas Galian C di areal PTPN II Kebun Limau Mungkur tepatnya di Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, ujarnya.

“Kami sudah menyampaikan keberatan, karena jalan yang menghubungkan dua kecamatan ini terancam rusak lagi. Apalagi izin penggalian tidak ada. Kemudian kami terkena imbas dari penggalian ini, " kata Saruddin Perangin-angin.

Di sisi lain, saat warga gencar-gencarnya melakukan penghentian truk pengangkut Galian C, sejumlah personil dari Satpol PP Deli Serdang terlihat makan bersama dengan sejumlah pengusaha Galian C di salah satu rumah makan di Desa Bandar Labuhan.

“Enak benar kalau bertugas di Deli Serdang. Walaupun warga sibuk melakukan penghentian truk Galian C, tapi sejumlah oknum Satpol PP tidak risau melakukan makan bersama dengan pengusaha Galian C,” ucap salah seorang pejabat Pemkab Langkat saat melintas dari lokasi tersebut.

Anehnya lagi, walaupun Galian C di Desa Tadukanraga tumbuh bagai jamur di musim hujan namun tindakan yang dilakukan Camat STM Hilir Drs Efendy Siregar terkesan tidak ada sehingga wajar warga menduga Camat STM Hilir mendapat fee dari pengusaha Galian C, jelas mereka.

Camat STM Hilir Drs Efendy Siregar tidak berhasil dikonfirmasi terkait tudingan warga. Saat dikonfirmasi, ponsel mantan Camat Pantai Labu ini tidak aktif. (BS-028)

Tags
beritaTerkait
Berebut Lahan Garapan Eks PTPN II, Kelompok Tani Sei Bingai Memanas
Demi Lahan Kembali dari Mafia, PTPN II Dukung Rancangan Perda RTRW
Karang Taruna Harus Garda Terdepan Pembangunan Desa Mandiri
4 Orang Dibantai di Lahan Eks HGU PTPN II Binjai
Pelepasan 5.873 Ha Lahan PTPN II, PT SDK Dapat 200 Ha
Pecat Oknum Hansip PTPN III Diduga Dalang Kerusuhan Pileg di Labuhan Rasoki
komentar
beritaTerbaru
hit tracker