Merasa Kliennya Dikriminalisasi, Pengacara Lima Pengurus Kelenteng O Bin Ciong Angkat Bicara
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
beritasumut.com - Wakil Walikota Medan, H Aulia Rachman mengingatkan bahwa Agama, Pendidikan dan Kesehatan adalah hal yang sangat penting yang tidak boleh dianggap remeh. Ketiga hal ini merupakan mata rantai yang tidak dapat terpisahkan. Oleh sebab itu Pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga ketiga pilar ini menjadi kokoh sehingga anak-anak bangsa dapat bersaing keluar.
Hal tersebut disampaikan H. Aulia Rachman saat mewakili Wali Kota Medan, Bobby Nasution ketika menjadi narasumber dalam program ulama dan umarah berbicara yang digelar Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA), Sabtu (25/09/2021).
Dalam acara tersebut, Aulia Rachman menyampaikan apresiasi terhadap program YPSA yang tetap mempertahankan kekokohan tunas-tunas bangsa saat ini dengan mengajarkan berbagai ilmu-ilmu pendidikan yang bermanfaat. Sebab menurut Aulia Rachman, anak-anak ibarat botol kosong yang harus diisi untuk menghadapi tantangan kedepan.
"Kita jangan memandang ini ringan, sebab saat ini kita sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membuat anak bangsa harus siap menghadapinya," kata Aulia Rachman.
Aulia Rachman juga mengakui selama dua tahun ini dunia pendidikan di Indonesia berantakan akibat pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia, dan menyebabkan dunia pendidikan tidak dapat berkembang.
[br] Oleh sebab itu, Aulia Rachman mengajak YPSA dan seluruh pemangku kepentingan dunia pendidikan bersama-sama mencari jalan keluar agar proses pembelajaran dapat kembali dilakukan secara normal.
"Kita harus memikirkan bersama konsep yang harus kita lakukan agar sistem pembelajaran dapat kembali berjalan dengan baik dengan mengkombinasikan pembelajaran secara tatap muka dan tatap maya," ajak Aulia Rachman sembari juga mengajak untuk bersama-sama berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Medan.
Tidak lupa Aulia Rachman juga mengingatkan kepada YPSA agar tetap menanamkan pondasi agama kepada setiap anak didiknya dari sejak usia dini.
"Sejak usia dini anak harus ditanamkan pondasi agama yang baik.saya minta YPSA agar mempertajam ilmu agama bagi anak didiknya sejak di jenjang SD," pesan Aulia Rachman.
Acara yang juga dihadiri oleh pimpinan YPSA dan para staf pengajar ini juga di isi dengan sesi tanya jawab.(BS07)
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan
beritasumut.com Changan, merek otomotif global di bawah naungan Indomobil Group, semakin memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik
Gaya Hidup
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelaksanaan perlombaan dalam rangka HUT ke81 Kemerdek
Pendidikan
beritasumut.com Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan rombong
Politik & Pemerintahan