Rabu, 15 Juli 2026

Patricia Febi, Siswi SMA Pradita Dirgantara Raih Penghargaan Honorable Mention dan Best Delegate Crisis Committee di 2 Kompetisi Model United Nation 2020

Sabtu, 05 Desember 2020 18:00 WIB
Patricia Febi, Siswi SMA Pradita Dirgantara Raih Penghargaan Honorable Mention dan Best Delegate Crisis Committee di 2 Kompetisi Model United Nation 2020
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Patricia Febi Widia Nugrahani, siswa kelas XI SMA Pradita Dirgantara di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi model Perserikatan Bangsa-bangsa yang ia ikuti. Patricia mendapatkan penghargaan sebagai “Honorble Mention of United Nations Commission on the Status of Women” dalam kompetisi Online Distancing Model United Nation 3.0 yang diselenggarakan pada 14â€"15 November 2020 dan mendapatkan penghargaan sebagai Best Delegate Crisis Committee dalam kompetisi Together MUN 1.0 pada tanggal 27â€"28 November 2020.

Model United Nations, yang juga dikenal sebagai Model UN atau MUN, adalah pendidikan simulasi dan/atau kegiatan akademik di mana siswa dapat belajar tentang diplomasi, Hubungan Internasional, dan PBB. Dalam kompetisi tersebut, Patricia mendapatkan peran sebagai delegasi beberapa negara diantaranya Jepang, Tanzania dan Romania. Tantangan mengikuti MUN memiliki kesan tersendiri bagi Patricia.

“Tantangannya sebenarnya banyak, baik dari sebelum maupun saat MUN itu sendiri. Kalau sebelum MUN, saya harus melakukan research untuk topik yang ditentukan, posisi negara saya menurut hukum setempat yang berlaku, dan aksi yang sudah pernah dilakukan dalam negara tersebut atau aksi internasional terkait topik,” ujar Patricia melalui siaran persnya, Sabtu (05/12/2020).

Baca Juga:

Patricia menilai tantangan yang cukup berat adalah ketika harus menggunakan Bahasa Inggris Formal di dalam diskusi. “Saya memang terkadang berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan teman dan kakak saya, namun tidak pernah menggunakan bahasa yang formal dan diplomatis. Sehingga saya tetap harus mendalami bahasa ini. Tantangan yang menurut saya paling besar adalah melawan ketidakpercayaan diri," ujarnya.

Kepala Sekolah SMA Pradita Dirgantara, Dr Yulianto Hadi MM menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Patricia. “Model United Nation ini merupakan ajang yang dapat mengembangkan skills siswa terutama skill komunikasi karena mereka harus berdiskusi dan mencapai kesepakatan mengenai isu global. Selain itu siswa juga harus memiliki kemampuan penelitian yang cakap karena apa yang harus dipaparkan tentunya harus berdasarkan data," ujarnya.

Baca Juga:

Kepala Sekolah menyebut program sekolah juga telah didesain untuk memfasilitasi siswa mengasah Seven Survival Skills, salah satunya komunikasi termasuk public speaking melalui program "Speech” dimana para siswa setiap hari sebelum apel pagi harus menyampaikan pidato dalam Bahasa Inggris secara bergiliran. “Harapan saya, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Patricia dan juga siswa-siswa yang lain untuk terus berkarya, mengembangkan diri dan “sinau terus!” (belajar terus),” pungkasnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
J&T Express Resmikan Jembatan Rakyat Yang Menghubungkan Akses Desa Wonosari, Jawa Timur dan Desa Sidomukti, Jawa Tengah
HIPMI Siapkan 20 Ribu Vaksin untuk Masyarakat Jawa Tengah dan Bagikan 25 Ribu Paket Beras
PT KCC Glass Indonesia, Pabrik Kaca Terbesar se-Asia Tenggara Mulai Pembangunan di KIT Batang Jateng
Hadiri Wisuda SMA Pradita Dirgantara di Boyolali, Ini Pesan Panglima TNI
SMA Pradita Dirgantara Jadi Sekolah Menengah Pertama Jalankan Educate Global Program bersama Nothern Illinois University
Siswi SMA Pradita Dirgantara Juara 2 The Indonesian Essay Writing Competition 2020 Trinity College, The University of Melbourne Australia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker