Senin, 25 Mei 2026

Beasiswa Kemenag 5000 Doktor, Program Magister Lanjut Doktor Luar Negeri

Kamis, 02 April 2020 17:05 WIB
Beasiswa Kemenag 5000 Doktor, Program Magister Lanjut Doktor Luar Negeri
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) RI, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah membuka program beasiswa unggulan yaitu "Integrated Master-Doctor (IMD)” atau Program Magister Lanjut Doktor Luar Negeri. Pendaftaran beasiswa yang merupakan inovasi program 5000 Doktor ini, dibuka mulai tanggal 26 Maret hingga 31 Mei 2020.

Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim di Jakarta. “IMD merupakan inovasi program baru dari skema beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri yang telah diluncurkan pada Desember tahun 2019 lalu," kata Arskal, dilansir dari Kemenag.go.id, Selasa (02/04/2020).

Arskal menerangkan bahwa IMD adalah program pendidikan jenjang magister (S-2) dilanjutkan ke jenjang Doktor (S-3) nonstop, yang ditujukan bagi sarjana baru (fresh graduate) berprestasi. “Pendidikan dilaksanakan selama 4,5 tahun dengan rincian 1,5 tahun untuk jenjang magister dan 3 tahun untuk jenjang Doktor. Lulusan program ini akan mendapatkan dua ijazah sekaligus, yaitu ijazah magister dan doctor,” terangnya.

Baca Juga:

Arskal menuturkan, program yang menyasar para sarjana baru alumni Perguruan Tinggi Agama Islam (PTKI) ini, bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) dilingkungan PTKI. Menurut Arskal, selama mengikuti pendidikan, peserta mendapatkan beasiswa penuh dari Kementerian Agama RI berupa biaya pelatihan Bahasa dan Akademik pra keberangkatan, termasuk biaya hidup selama pelatihan, dan biaya keberangkatan yang terdiri dari tiket pulang pergi, visa, dan biaya penyesuaian hidup.

Selain itu, juga diberikan biaya perkuliahan penuh, termasuk biaya pendaftaran universitas, dan biaya hidup seperti kebutuhan harian. Penerima beasiswa juga mendapat bantuan tempat tinggal, asuransi kesehatan serta biaya pengembangan akademik. "Biaya pengembangan akademik ini meliputi bantuan penelitian, bantuan biaya publikasi ilmiah, dan bantuan pembelian buku," jelas Arskal.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Arskal mengatakan pendaftar yang terpilih menjadi penerima beasiswa (awardee) setelah selesai pendidikannya harus kembali ke Indonesia dan bersedia mengabdi pada PTKI. Untuk mengikuti seleksi program ini, calon peserta dapat mendaftar dan mengirimkan persyaratan tersebut di atas melalui laman: http://scholarship.kemenag.go.id mulai tanggal 26 Maret hingga 31 Mei 2020.

"Informasi lebih lanjut calon peserta dapat menghubungi WA Center 5000 Doktor Luar Negeri 081287813031 atau email program5000doktor@gmail.com," pungkasnya. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Program Beasiswa S1 ke Timur Tengah, Diktis Kemenag Matangkan Persiapan Seleksi Mahasiswa
Kemenag Berikan Beasiswa Penuh Hingga Lulus di MAN Program Keagamaan, Cek Syarat Pendaftarannya
Kemenag RI Buka Program Beasiswa Santri Berprestasi Mulai 1 April 2019
Seleksi Beasiswa S1 dari Kemenag ke Timur Tengah Segera Diumumkan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker