Sabtu, 18 April 2026

Kabupaten Deli Serdang Jadi Model Pesantren Ramah Anak di Sumut

Rabu, 06 November 2019 15:15 WIB
Kabupaten Deli Serdang Jadi Model Pesantren Ramah Anak di Sumut
BERITASUMUT.COM/BS05
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di Pondok Pesantren, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membentuk model Pesantren Ramah Anak di Kabupaten Deli Serdang.
 
Kepala Bidang Partisipasi Organisasi Keagamaan Kementerian PPPA, Dodi M Hidayat mengatakan Kementerian PPPA terus berupaya mencegah kekerasan dan memberikan perlindungan terhadap anak, salah satunya di pondok pesantren. "Dimana pondok pesantren dalam proses belajar mengajar harus ramah terhadap anak, untuk mewujudkan hal tersebut maka harus ada pesantren ramah anak," katanya saat Rapat Koordinasi Stakeholder dan Penguatan Pesantren Ramah Anak, di Aula Bapeda Deli Serdang, Lubuk Pakam, Selasa (05/11/2019).
 
Dia mengatakan, untuk memenuhi hak-hak anak di pesantren saat ini Kementerian PPPA telah membentuk lima model pondok pesantren ramah anak, diantaranya di Provinsi Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Banten dan Sumatera Utara. "Dari 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, sesuai dengan assesment Kabupaten Deli Serdang terpilih sebagai model pondok pesantren ramah anak. Adapun pondok pesantren yang ditunjuk adalah Ponpes Darul Arafah Raya yang berada di Desa Lau Baker, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang," tuturnya.
 
Ditambahkannya, dengan ditunjuknya model pesantren ramah anak, tentunya harus memiliki tenaga pendidik yang profesional. "Selain itu, selama menempuh pendidikan pihak ponpes harus dapat memberikan pengasuhan dan pemenuhan hak anak yang baik dan optimal, sehingga unsur kekerasan baik fisik maupun psikis dapat di cegah,” terang Dodi.
 
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Deli Serdang, Darwin Zein SSos mengatakan bahwa pesantren ramah anak sebagai lembaga pendidikan yang berbasis keislaman. "Harus mampu menjamin memenuhi, menghargai hak-hak anak yang melindungi anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya, serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran dan mekanisme pengaduan. Pesantren ramah anak akan bisa menjadi lembaga pendidikan yang paripurna," katanya.
 
Disebutkan Darwin, pesantren ramah anak bertujuan untuk memberikan sumbangsih nyata dalam proses penerapan nilai-nilai islam dengan lebih nyata dalam suatu sistem penyelenggaraan pendidikan. "Sehingga tercermin dalam kehidupan sehari–hari, pesantren yang melindungi dan menyenangkan bagi anak dalam suasana penuh nilai akhlaqul karimah, agar dapat meningkatkan prestasi anak dan membentuk karakter anak," ucap Sekda
 
Darwin Zein menambahkan, Pemkab Deli Serdang juga mengapresiasi Kementerian PPPA dan menyambut baik adanya program tersebut. "Diharapkan Pesantren Darul Arafah Raya Kabupaten Deli Serdang dapat menjadi pesantren ramah anak, sehingga santriawan dan santriwati dapat menjadi warga negara yang memiliki karakter kuat, mencintai bangsanya dan mampu menjawab tantangan era global," harapnya.
 
Hadir Kepala Dinas PPPA Provinsi Sumatera Utara Hj Nurlela SH MAp, Kadis P2KB dan P3A Kabupaten Deli Serdang Dra Hj Rabiatul Adiwiyah Lubis MPd, Kemenag Provinsi Sumatera Utara Drs Fakhri MPd, KaKemenag Deli Serdang H Tolibun Pohan SAg MPd, Sekretaris Dinas Pendidikan Deli Serdang Dr Dra Hj Miska Gewasari MM, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arafah Raya H Harun Lubis ST MPsi. (BS05)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Selidiki Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas ke Anak
Pj Gubernur Sumut Kirimkan Tim dan Bantuan untuk Anak Korban Kekerasan di Nias Selatan
Kadis P2KBP3A Buka Rakor Isu Perlindungan Anak di Nias Selatan
Pj Gubernur Sumut bersama Wamendagri Luncurkan Gerakan Serentak Makan Sehat Bergizi dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak se-Sumut
Pj Ketua TP PKK Harapkan FPK-GPAI Jadi Pencetus Sekolah Ramah Anak di Sumut
Wadah Edukasi Perlindungan Anak, Kahiyang Ayu Dukung PKPA Gelar Perayaan Hari Anak Nasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker