Jumat, 21 Agustus 2026

Wujudkan Kesatuan dan Kerukunan di Indonesia, Pelajar di Medan Diberi Pemahaman Tentang Penguatan Bhinneka Tunggal Ika

Selasa, 02 Oktober 2018 23:15 WIB
Wujudkan Kesatuan dan Kerukunan di Indonesia, Pelajar di Medan Diberi Pemahaman Tentang Penguatan Bhinneka Tunggal Ika
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi diwakili Plt Kepala Kesbangpol Kota Medan, Sulaiman Harahap SH membuka pertemuan Penguatan Bhinneka Tunggal Ika di Hotel Inna Dharma Deli, Medan, Selasa (02/10/2018). Pertemuan yang diikuti pelajar ini diharapkan dapat memberi pemahaman Penguatan Bhinneka Tunggal Ika kepada mereka sebagai generasi muda. 
 
Pertemuan ini berlangsung selama 5 hari dan diikuti 1000 peserta yang dibagi menjadi 5 gelombang, di mana per gelombang diikuti 200 peserta. Peserta terdiri dari Siswa SMA dan Mahasiswa. Selain itu pertemuan ini juga menghadirkan narasumber yang berasal dari Kodim 0201/BS, Akademisi Fisip USU, LRPPN dan FKUB.
 
Dalam membacakan sambutan Wali Kota Medan, Plt Kesbangpol mengatakan, sejak awal berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia, para pendiri negara menyadari bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena terdiri atas berbagai suku, adat istiadat, budaya, bahasa daerah, serta agama yang berbeda-beda. Dengan keanekaragaman tersebut mengharuskan setiap langkah dan kebijakan negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diarahkan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
 
"Demi menyatukan banyaknya perbedaan, maka dipakailah semboyan Bhineka Tunggal Ika yang diambil dari Buku Sutasoma, maka secara mendalam Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, kesenian, adat dan bahasa, namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air," kata Sulaiman dilansir dari laman pemkomedan.
 
Menurut Sulaiman, semboyan Bhineka Tunggal Ika dapat dijadikan sebagai dasar guna melaksanakan perwujudan terhadap kesatuan dan kerukunan bangsa Indonesia. Maka untuk itu, Sulaiman berpendapat, sudah selayaknya Bhineka Tunggal Ika diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan cara menjalani kehidupan dengan saling menghormati dan menghargai setiap individu.
 
"Keanekaragaman tersebut bukanlah merupakan perbedaan yang bertentangan namun justru keanekaragaman itu bersatu dalam satu sintesa yang pada gilirannya justru memperkaya sifat dan makna persatuan bangsa dan negara Indonesia," jelasnya.
 
Selanjutnya Sulaiman menjelaskan Semboyan Bhineka Tunggal Ika harus terus disebarluaskan sehingga menjadi perekat dari keanekaragaman yang bangsa Indonesia miliki. Jangan pernah memandang perbedaan suku dan agama, sebab setiap individu pasti memiliki perbedaan, maka dari itu tanamkanlah semboyan Bhineka Tunggal Ika dalam hati kita semua.
 
"Melalui pertemuan ini diharapkan para peserta dapat memahami dan lebih menguatkan makna Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan berfikir multikultural dan dapat saling menghargai segala perbedaan yang kita miliki," pungkas Sulaiman.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Siap Jadi Motor Penggerak Investasi, Arman Chandra: Dukungan dan Kemudahan Yang Diberikan Pemko Medan Adalah Amunisi Utama Kami
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian & Beasiswa kepada 16 Ahli Waris P3K Paruh Waktu
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker