Senin, 15 Juni 2026

AJI Sukses Gelar Uji Kompetensi Jurnalis di Medan

Senin, 25 September 2017 23:30 WIB
AJI Sukses Gelar Uji Kompetensi Jurnalis di Medan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 17 anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dari wilayah Sumatera Utara dan Riau dinyatakan lulus dalam Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) ke-39 yang digelar AJI Indonesia di Gedung Pasca Sarjana Universitas Medan Area, Jalan Setia Budi Medan, pada Sabtu-Minggu 23-24 September 2017.
 
Pelaksanaan UKJ angkatan ke-39 tersebut menghadirkan empat orang penguji utama, yaitu Syofiardi Bachyul JB (anggota Majelis Etik AJI Indonesia), Maskur Abdullah (BBC Indonesia), Hasan Basril (Pemimpin Redaksi GoRiau.com), dan Maimun Saleh (Majelis Etik AJI Banda Aceh). Turut menjadi Penguji Magang antara lain Eko Maryadi (AJI Indonesia), Agoez Perdana (Ketua AJI Medan), Adi Warsidi (Ketua AJI Banda Aceh), Rika Yoesz (AJI Medan Biro Pematangsiantar), dan Winahyu Dwi Utami (AJI Pekanbaru).
 
Ketua AJI Kota Medan, Agoez Perdana, mengatakan 17 jurnalis yang mengikuti UKJ, terdiri dari enam tingkat muda, lima tingkat madya, dan enam tingkat utama. “Selanjutnya, AJI sebagai salah satu lembaga penguji jurnalis di Indonesia merekomendasikan kepada Dewan Pers untuk menerbitkan sertifikat kompeten untuk 17 jurnalis tersebut,” kata Agoez.
 
Agoez menambahkan, pelaksanaan uji kompetensi jurnalis ini untuk menjawab problem profesionalisme jurnalis dan penegakan etika jurnalistik di Indonesia. Menurutnya, dengan pelaksanaan UKJ, kualitas dan kompetensi jurnalis di Indonesia bisa ditingkatkan menjadi lebih baik. “Pelaksanaan UKJ AJI tetap mengikuti standar Dewan Pers yang disesuaikan dengan kekhasan AJI, dengan standar yang telah disiapkan yang lebih sesuai dengan filosofi dan nilai-nilai yang diperjuangkan AJI. Kami percaya bahwa peserta akan memperoleh manfaat besar dari uji kompetensi ini,” ucap Agoez.
 
Sementara, Syofiardi Bachyul JB sebagai penguji mengapresiasi peserta UKJ di Medan karena dinilai memiliki kompetensi yang baik. “Saya bangga dengan teman-teman peserta UKJ karena dalam ujian soal etika, semuanya bisa menjawab dengan baik. Menurut saya, selain wajib memiliki pengetahuan jurnalistik yang baik, pemahaman etika juga menjadi suatu hal yang sangat penting bagi jurnalis,” pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Aksi Solidaritas Mendukung Tempo Melawan Gugatan Rp 200 Miliar oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Kolaborasi Bank Sumut dan Media Kunci Pembangunan Daerah yang Berkah
Bakteri Kuat jadi Ancaman, Peran Jurnalis Diharapkan Mengedukasi Soal Resistensi Antimikroba
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Walikota Medan Ingatkan Bapenda: Tegas, Humanis dan Persuasif pada Wajib Pajak
Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo
komentar
beritaTerbaru
hit tracker