Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Drs Bukit Tambunan MAP membuka secara resmi Seminar Situs Sejarah Sumur Nommensen yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli tengah (Disdik Kab Tapteng) di PIA Hotel Pandan, Jumat (19/05/2017) kemarin.
Dalam sambutanya, Bukit Tambunan menyampaikan bahwa sejarah Sumur Nommensen harus tetap diperhatikan, dengan membangun infanstruktur serta pembenahan bangunan-bangunan yang sudah merupakan salah satu situs sejarah di Tapteng.
"Sumur Nommensen yang berada di Barus, tepatnya di Desa Sihorbo, itu sudah kita sepakati, pembangunan yang infastruktur jalan, dan fasilitas pendukung karena kita tahu bahwa Barus itu sudah menjadi tempat yang bersejarah. Di Barus sudah diresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam di Nusantara. Barus juga merupakan tempat wisata rohani berbagai agama yang harus dipertahankan," ujarnya dilansir dari laman resmi tapteng.go.id, Minggu (21/05/2017).
"Sumur Nommensen itu sudah disepakati oleh Pemkab Tapteng akan ditindaklanjuti pembangunannya dengan terlebih dahulu membuat Master Plan," sambungnya.
Narasumber pada Seminar Situs Sejarah Sumur Nommensen itu adalah Pdt Dr J R Hutauruk, Dr R E Nainggolan MM, Dr Simon Harianja MPd. Adapun Tim Perumus yang akan menyimpulkan hasil seminar adalah Pdt Wisli Sianturi STh, Drs Rustam Manalu MAP, Pinter Tua Manik MPd, dan Pdt Rebekka Hutasoit MTh.
RE Nainggolan dalam paparannya menyampaikan tentang Peluang Promosi Wisata Rohani di Barus, Revitalisasi dan Aktualisasi di Tapteng.Menurutnya, pembangunan Sumur Nommensen sangat memberi dampak positif dan kemuliaan bagi Tuhan, sehingga lebih banyak mengerti mengenai Nommensen, serta upaya-upaya yang dilakukan dalam memajukan pembangunan Barus yang sudah menjadi salah satu sejarah keagamaan di Nusantara.
Dengan terselenggaranya Seminar Situs Sejarah Sumur Nommensen Tahun 2017 ini diharapkan menambah wawasan dan pengetahuan tentang situs sejarah Sumur Nommensen bagi masyarakat khususnya di daerah Tapteng, mengembangkan wisata rohani, dan juga menghimpun dan merangkul semua elemen masyarakat dan Pemkab Tapteng untuk melestarikan dan mengembangkan cagar budaya Sumur Nommensen yang ada di lingkungan Kabupateng Tapteng. (BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar