Minggu, 19 April 2026

Demi Kualitas Pendidikan, Pemkab Tobasa Lakukan Berbagai Cara

Minggu, 07 Mei 2017 13:30 WIB
Demi Kualitas Pendidikan, Pemkab Tobasa Lakukan Berbagai Cara
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin melakukan berbagai cara agar pendidikan di daerahnya berkualitas. Cara tersebut di antaranya dengan memberikan beasiswa agar siswa termotivasi untuk lebih giat belajar, memberikan bimbingan test, membuat kelas unggulan dan lain-lain.
 
“Jadi kami sangat serius dalam hal ini, karena masa depan bangsa, terletak pada Sumber Daya Manusia (SDM),” tegasnya dilansir dari laman resmi tobasamosirkab.go.id, Minggu (07/05/2017).
 
Bupati menambahkan, mengenai perkembangan pendidikan dalam satu tahun kepemimpinannya, bisa dilihat dari jumlah siswa-siswi SLTA yang lulus di Perguruan Tinggi Negeri.“Nanti kami akan lihat, berapa jumlah siswa SLTA yang lulus di Perguruan Tinggi Negeri. Kalau SLTP, kemarin sudah kami lihat ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Jumlah yang lulus ke SMA Unggul DEL, dari 7 orang tahun lalu, meningkat menjadi 20 orang tahun ini. Ke Asrama Yayasan Soposurung, dari 13 orang tahun lalu, meningkat menjadi 23 orang tahun ini. Jadi yang bisa kami ukur saat ini, masih tingkat SLTP,” papar Bupati.
 
Selain itu, Bupati juga menjelaskan rencana pemerataan guru. Dikatakan rencana pemerataan guru sudah mendapat dukungan dari pemerintah, dengan menyiapkan dana bagi guru-guru yang bekerja di daerah terpencil. “Nanti bagi guru yang bekerja di daerah terpencil, akan diberikan lagi insentif sebesar satu bulan gaji. Itulah upaya kami, supaya guru tidak hanya merata di kota, tetapi merata di seluruh sekolah di Tobasa,” tegasnya.
 
Misalnya, lanjut Bupati, kalau gajinya Rp. 4 juta di Balige, ditambah tunjangan profesi Rp. 4 juta, nanti bila sudah bekerja di daerah terpencil akan diberikan lagi tunjangan daerah terpencil sebesar Rp. 4 juta.“Jadi bagi teman-teman guru, jangan lagi berlomba ke kota. Dananya sudah ada di akomodir di DPA. Jangan lagi ada ditemukan sekolah di daerah terpencil kekurangan guru. Pemerataan ini harus kita lakukan. Itu harus”, jelasnya.
 
Bupati juga menyampaikan pesan kepada siswa/i di desa terpencil, agar tidak berkecil hati. Karena Bupati, Wakil Bupati dan seluruh stakeholders Pemkab Tobasa akan terus berupaya meningkatkan kualitas di daerah ini. Sehingga kualitas pendidikan di daerah terpencil sama dengan di kota. “Jadi bagi anak-anak kami yang bersekolah di daerah terpencil, jangan berkecil hati,” pungkasnya. (BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
Guru Hebat, Indonesia Kuat! Peringatan HGN ke-80 di MAS Proyek Univa Medan Penuh Makna dan Kebersamaan
Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya
Kapolres Pematangsiantar Kunjungi Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus
komentar
beritaTerbaru
hit tracker