Merasa Kliennya Dikriminalisasi, Pengacara Lima Pengurus Kelenteng O Bin Ciong Angkat Bicara
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Beritasumut.com-Paradigma pembangunan terus berkembang seiring perubahan zaman. Pemerintah tidak lagi menjadi satu-satu penggerak pembangunan.
Masyarakat kini telah ikut menjadi inisiator pembangunan. Masyarakat juga sudah mampu menunjukkan hasil kerja yang mengagumkan untuk membangun lingkungannya.
"Paradigma pembangunan abad 21 ditujukan untuk membangun kemandirian warga. Partisipasi warga merupakan kunci keberhasilan pembangunan,” tutur Communication Specialist USAID PRIORITAS Sumatera Utara, Erix Hutasoit ketika berbicara soal menulis best practices untuk pembangunan di Medan, Jumat (20/01/2017)
Erix mengatakan lembaga seperti Centre for Disaster Risk Management & Community Development Studies (CDRM&CDS) Universitas HKBP Nommensen telah memiliki pengalaman mendorong partisipasi warga membangun lingkungan masing-masing. Ia yakin banyak keberhasilan yang sudah dicapai CDRM&CDS. “Lembaga ini membantu masyarakat untuk mengurangi resiko bencana. Ini pekerjaan yang hebat,” tambahnya.
Lebih lanjut Erix mengatakan, keberhasilan-keberhasilan CDRM&CDS itu, perlu didokumentasikan melalui penulisan best practices, pembuatan video dokumenter, penerbitan media, foto, dan arsip. Sehingga strategi kerja, metode dan fakta-fakta keberhasilan CDRM&CDS bisa terangkum menjadi pengetahuan baru.
"Ini yang disebut knowledge management. Dengan pengetahuan yang sudah tersistematika, kita bisa mewariskan pengetahuan baru kepada anak cucu untuk menghadapi bencana di masa depan. Bahkan komunitas masyarakat lain, bisa meniru apa yang dikerjakan oleh CDRM&CDS. Penyebarluasan best practices tentu saja akan mempercepat pembangunan dan kemandirian warga,: terang ahli komunikasi yang pernah belajar community development di Inggris ini.
Direktur CDRM&CDS Kepler Silaban mengatakan, sejak 2008 pihaknya fokus memperkuat kemampuan masyarakat untuk mengurangi resiko bencana. Masyarakat dibuat mampu menganalisa resiko bencana yang ada di lingkungan mereka, mengukur kemampuan masyarakat menghadapi bencana dan menyusun rencana aksi.
"Mereka kami latih dan simulasikan tentang aksi tanggap darurat kebencanaan dan bagaimana menyelamatkan diri ketika bencana," terangnya.
Selain penanganan bencana, CDRM&CDS juga mempromosikan pengembangan ekonomi. Masyarakat dilatih mengelola tanah secara organik, membuat pupuk organik dan beradaptasi terhadap perubahan iklim.
"Kami bantu mereka menyusun rencana, melakukan aksi dan bagaimana mitigasi terhadap perubahan iklim," tambahnya.(rel)
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan
beritasumut.com Changan, merek otomotif global di bawah naungan Indomobil Group, semakin memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik
Gaya Hidup
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelaksanaan perlombaan dalam rangka HUT ke81 Kemerdek
Pendidikan
beritasumut.com Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan rombong
Politik & Pemerintahan