Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 80 Tenaga Pendidik Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengadakan study visit ke Medan. Tenaga pendidik yang terdiri dari Kepala Sekolah SD dan SMP, guru-guru SD dan SMP, komite sekolah dan dari Dinas Pendidikan ini berasal dari dua kecamatan yakni Kecamatan Pollung dan Kecamatan Pakkat.
Kunjungan belajar dilakukan di 5 sekolah mitra USAID Prioritas di Medan (SD Muhammadiyah 11, MIN Medan Barat, SDN 060849 Medan, SMPN 11 Medan dan SMPN 16 Medan).Kunjungan belajar ini merupakan Perluasan Mutu USAID Prioritas Kabupaten Humbang Hasundutan ke Sekolah Mitra USAID yang terinisiasi berkat inisiatif dari pemerintah daerah Humbahas.
“Kami melihat sangat banyak sekali manfaat dan perubahan di bidang pendidikan di Humbahas dengan adanya program-program USAID Prioritas di Humbahas. Tetapi karena tidak semua sekolah sudah mendapatkan manfaatkan, kami ingin lebih banyak sehingga kami melakukan perluasan manfaat (diseminasi) dengan melakukan kunjungan belajar ke Medan,” kata Parlindungan Hutasoit, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Drs Masrul Badri MPsi Kabid Menengah Umum dan Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Medan memberikan paparan kepada peserta kunjungan belajar tentang rencana strategi yang sudah dilakukan pendidikan di Kota Medan. "Visi dan misi pendidikan di Kota Medan adalah meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, meningkatkan kecakapan hidup (life skill) melalui sekolah, PKBM dan kursus-kursus sebagai basis peningkatan mutu, serta meningkatkan pelayanan dan menajemen pendidikan yang berkualitas," terang Masrul.
Rencana perluasan mutu program USAID Prioritas di Humbahas ini didukung pula oleh Ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit dan anggota DPRD Bidang Pendidikan David Yanto Daniel Mahulae SE ME. “Kami sangat mendukung rencana ini. Bersama-sama Dinas Pendidikan, kami berkomitmen merencanakan agar pendidikan di Humbahas semakin baik. Karena itu kami siap mendorongpenganggaran dana untuk diseminasi ini,” kata David Yanto. (Rel)
Tags
beritaTerkait
komentar