Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Beritasumut.com-Koordinator Kopertis Wilayah I Sumatera Utara (Sumut), Prof Dian Armanto menilai, bahwasanya sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana pendidikan, serta sebaran perguruan tinggi juga program studi yang tidak merata membuat aksestabilitas pendidikan di Sumut masih dianggap lemah.
Dian menuturkan, perguruan tinggi juga masih terpusat di kota. Selain itu, kualifikasi tenaga pendidikan dan kependidikan juga masih banyak yang berpendidikan S1, disamping sarana dan sistem informasi, penelitian dan pengabdian masyarakat juga masih sedikit dan bersifat lokal.
"Ini, dapat dilihat dari jumlah dana yang didapat dari publikasi ilmiah. Padahal untuk bisa berstandar unggul (akreditasi A) kualifikasi kepangkatan akademik tenaga pendidikan dan pendidikan minimal S3 sebanyak 40% untuk dosen, dan S2 bagi tenaga pendidik dan kependidikan,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komunitas Lembaga Riset Publik (Larispa) Indonesia, Sabtu (02/07/2016) kemarin.
Baca Juga:
Saat ini, sambung Dian, hanya 6 perguruan tinggi di Sumut saja yang mendapatkan akreditasi B. Perguruan tinggi itu dipaparkannya yakni Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan, Universitas Medan Area, Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Deli Husada, dan Akademi Refraksi Optisi Binalita Sudama Medan.
Terkait masih banyaknya perguruan tinggi yang masih terpusat di kota, Dian berharap agar investor mau membuka lembaga pendidikan di daerah-daerah yang tidak memiliki lembaga pendidikan lanjut seperti Batubara, Humbahas, Dairi dan Tapanuli Selatan. Karena menurutnya, sangat banyak permintaan masyarakat agar didirikan lembaga pendidikan tingkat atas di daerah-daerah tersebut.“Bulan sepuluh ini saya tunggu bagi yang mau, akan diprioritaskan dan direkomendasikan. Syarat utama, punya dosen 6 orang,” tuturnya.(BS03)
Baca Juga:
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi