Jumat, 17 April 2026

Menpora Optimis Kontingen Indonesia Mampu Torehkan Prestasi di Paralimpiade Tokyo 2020

Rabu, 25 Agustus 2021 22:00 WIB
Menpora Optimis Kontingen Indonesia Mampu Torehkan Prestasi di Paralimpiade Tokyo 2020
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali optimistis para atlet kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 mampu menorehkan prestasi di ajang kompetisi multi event paragames tertinggi di dunia tersebut. Hal tersebut disampaikan Menpora menjelang pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 yang akan dilakukan pada Selasa (24/08/2021) malam waktu setempat.

Dalam ajang ini, Indonesia telah mengirimkan 23 atlet untuk bertanding 7 cabang olahraga yaitu badminton, atletik, renang, tenis meja, menembak, powerlifting, dan balap sepeda. Rasa optimisme Menpora tersebut karena kontingen Indonesia telah melakukan persiapan yang cukup lama di Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah.

Pasalnya, tim kontingen tersebut sebenarnya dipersiapkan untuk mengkuti ASEAN Para Games 2019, namun ajang tersebut dibatalkan. “Sehingga saya ada rasa optimisme karena mereka sudah lama menjalani Pemusatan Latihan. Jadi mudah-mudahan mereka ke Tokyo bisa bagus dan sebagaimana yang kita harapkan,” ujar Menpora RI Zainudin Amali, dilansir dari Kemenpora.go.id, Rabu (25/08/2021).

Baca Juga:

Baca Juga : Tagar #MenporaJemputLiga1 Trending Topik, Menpora Terima Izin Liga 1 dan Liga 2 dari Kapolri

Selain itu, menurut Menpora Amali ada banyak kemajuan dan beberapa pemain dapat diunggulkan untuk meraih medali. “Saya kira kalau saya melihat dengan kondisi persiapan mereka yang cukup baik dan mereka tetap berlatih. Karena paling tidak, saya itu selama di Pelatnas kalau nggak salah ada tiga kali saya datang ke Solo untuk melihat mereka, memberi mereka semangat dan karena saya lihat bagaimana seriusnya mereka berlatih, maka bisa ada perbaikan dari perolehan kita di Rio De Jeneiro tahun 2016,” harapnya.

Baca Juga:

[br] Di sisi lain, dari segi jumlah atlet yang dikirim pada Paralimpiade 2020 ini lebih banyak yakni sbanyak 23 orang daripada saat Olimpiade di Rio De Jenero tahun 2016 lalu yang hanya mengirim 9 atlet dengan demikian, dia berharap perolehan medali kontingen Indonesia meningkat. “Kalau olahraga prestasi itu selalu kita harapkan ada peningkatannya dan tentu NPC sudah memperkirakan mana yang memungkinkan untuk mendapatkan medali dan dari persiapan, kemudian dari monitoring. Kami yakin akan ada perbaikan dan akan meningkat,” pungkasnya.

Namun demikian, Menpora tak ingin menaruh target yang terlalu ambisius dengan target jumlah medali tertentu. Karena hal itu dapat menjadi beban bagi para atlet yang akan bertanding. “Saya tidak mau membebani atlet dengan target-target yang dalam itu. Kan mereka kita membuat ukuran-ukuran sesuai dengan apa yang kita pantau,” ujarnya.

Menpora menyebutkan, bertanding di masa pandemi seperti saat ini sangat tidak mudah, karena disamping harus menyiapkan betul-betul kemampuan fisik maupun teknis strategy. Namun juga mereka harus menjaga protokol kesehatan. “Sama seperti olimpiade suasananya juga mirip-mirip dengan olimpiade, tekanan-tekanan itu akan lebih berat dan lebih besar ketimbang di multi event lain,” jelasnya.

Baca Juga : KBRI Sambut Kedatangan Kontingen Indonesia Kloter 4, Siap Berjuang di Paralimpiade Tokyo 2020

Menpora Amali pun berpesan kepada para atlet para games tersebut untuk bertanding dengan baik, bermain lepas, tanpa beban dan serta menjaga protokol kesehatan. “Saya pesan jaga kesehatan, prokesnya harus tetap dan juga jangan main lepas saja karena biasanya tekanan di olimpiade itu lebih daripada tekanan di multi event lainnya walaupun itu di tingkat internasional. Pada saat olimpiade yang lalu, banyak yang diunggulkan ya ternyata dia tidak lolos sampai ke final. Bahkan yang tidak diunggulkan bisa menjadi juara,” ungkapnya. (BS09)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Kemenpora Pilah Ajang Olahraga Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran
Siwo PWI Pusat Usulkan Bobby Nasution Jadi Penerima Penghargaan “Inisiator Olahraga” dari Kemenpora
Menpora Sambut Baik ISSF Grand Prix ke-3, Kejuaraan Dunia Menembak Pertama Kali di Indonesia
Kemenpora Gelar Senam SKJ Djadoel, Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Menpora Buka Munas IOA ke-5, Zainudin Amali Harap Mantan Atlet Olimpiade Ikut Sukseskan DBON
Munas IPSI di Bogor, Menpora Amali Minta Pencak Silat Konsisten Sumbangkan Prestasi untuk Indonesia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker