Sabtu, 06 Juni 2026

Lenny dan Elsa Sumbang Medali untuk Kecamatan Medan Denai, Cabor Dayung

Senin, 26 November 2018 22:45 WIB
Lenny dan Elsa Sumbang Medali untuk Kecamatan Medan Denai, Cabor Dayung
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Meskipun sebagai pendatang baru dalam cabang olahraga (cabor) dayung, pasangan putri pendayung dari Kecamatan Medan Denai ini mampu tampil gemilang di arena bergengsi Porkot Medan X/2018. Atlet bernama lengkap Lenny Sibarani dan Elsa Septina Sitohang berhasil menggondol emas dan perak.
 
Pada ajang Porkot cabor dayung yang digelar di Lantamal I Belawan, Minggu (25/11). Pasangan Lenny/Elsa mengondol emas pada nomor Kayak 2 putri 200 meter dengan catatan waktu 4 menit 33 detik berhasil menyingkir atlet Medan Marelan dan Medan Timur. Pada nomor Kayak 2 putri 500 meter meraih medali perak setelah kalah kecepatan waktu dengan atlet Medan Timur.
 
Lenny didampingi Elsa mengatakan hasil yang diraih berupa satu keping emas dan satu keping perak  merupakan hasil kerja nyata  dari latihan yang dilakoni selama tiga bulan. "Sebenarnya kami sebagai pendatang baru di cabor dayung dan baru latihan selama tiga bulan. Kesuksesan yang diraih tak lepas dari peran pelatih yang selalu membimbing dan memberikan arahan selama latihan"tutur Lenny di Medan, Senin (26/11/2018).
 
Dia menambahkan target kedepannya ingin lebih meningkatkan prestasi lebih baik lagi dan tetap unggul dinomor satu olahraga dayung. "Target saya ke depan tentu ingin tetap nomor satu di cabor dayung"ujarnya dengan optimis.
 
Lebih lanjut, dia mengatakan olahraga dayung sangat baik bagi pelajar karena negara kita adalah negara maritim apalagi olahraga dayung belum begitu dikenal oleh masyarakat luas. Makanya olahraga ini kita mulai dari sekarang, kita masyarakatkan dan tentunya ke depan olahraga dayung ini akan diintensifkan ke pemerintahan setempat agar kegiatan ini bisa berjalan berkelanjutan dengan berbagai kejuaraan. “Ajang Porkot dan Porwil Kota Medan yang merupakan program tahunan KONI Medan yang membuat atlet dapat merasakan aura lomba untuk menguji kemampuan. Untuk ke depannya, pemerintah daerah dapat menggelar kejuaraan dayung secara rutin untuk menambah jam terbang para atlet dayung”pungkasnya.
 
Sementara itu, Elsa menjelaskan medali emas dan perak yang mereka dapatkan adalah medali pertama buat kontingen Medan Denai. "Kami sudah berupaya berlomba secara maksimal, namun gagal meraih emas di nomor Kayak 2 putri 500 meter," ucapnya.
 
Medali yang diraih, sambung Elsa, dijadikannya sebagai pemompa semangat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi pada kejuaraan berikutnya. Namun, untuk memperolehnya harus diiringi dengan latihan untuk mengevaluasi diri maupun stamina dan fisik lebih baik lagi dari arena Porkot ini. Diakui Elsa, persaingan cabor dayung antar atlet cukup ketat untuk menuai prestasi. Namun persaingan seperti itulah yang harus dipertahankan dan ditingkatkan para atlet.
 
Dalam olahraga, kita boleh berlomba, bersaing di arena lomba. Persainganlah yang mengajarkan atlet untuk bersaing dan terus berusaha meningkatkan kemampuan diri masing-masing. “Kita harus terus menjunjung tinggi sportivitas untuk mengejar prestasi. Prestasi yang diraih bukan secara instan tapi dibutuhkan disiplin, kesabaran, kerja keras, doa dan semangat yang tinggi,” tutup Elsa. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Guntur Syahputra Hibahkan Tanah Wakaf 3 Hektar untuk Warga Medan Denai
Rayakan HUT RI, PAC PP Medan Denai Gelar Perlombaan dan Hiburan
 Porkot XIV Berakhir, Kecamatan Medan Deli Juara Umum
PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Kurban 2 Ekor Lembu
Porkot Medan ke-14 Resmi Dibuka, Walikota: Porkot Ajang Menyiapkan SDM Unggul di Bidang Olahraga
Porkot Medan ke-14 Segera Digelar, 23 Cabor Siap Dipertandingkan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker