Kamis, 02 April 2026

Anggota DPR : Atlet Indonesia Harus Fokus Raih Medali

Rabu, 23 Agustus 2017 15:00 WIB
Anggota DPR : Atlet Indonesia Harus Fokus Raih Medali
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya insiden bendera Merah Putih terbalik yang ditayangkan di merchandise dan surat kabar Malaysia pada perhelatan SEA Games 2017 ke-29 di Malaysia.
 
Menurutnya, hal ini sebagai bukti lemahnya Pemerintah Malaysia dalam mengawasi secara detil pencetakan yang dilakukan oleh Malaysian Sea Games Organising Commitee (MASOC).
 
“Cukup disayangkan terjadinya peristiwa ini. Apalagi merchandise itu disebar ke beberapa tamu undangan dan 11 perwakilan negara se-ASEAN. Tentu, marwah Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN, bisa terganggu dengan adanya peristiwa memalukan ini,” jelas Abdul Fikri, di Jakarta, Selasa (22/08/2017).
 
Meskipun demikian, dirinya mengimbau kepada para atlet Indonesia yang bertanding di 38 cabang olahraga, untuk tetap fokus raih medali. Insiden tersebut, tambah Abdul Fikri, secara psikologis bisa mengganggu, ditambah Malaysia sebagai tuan rumah pasti memiliki dukungan luar lapangan berupa banyakya suporter.
 
“Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) telah menargetkan Indonesia masuk 4 besar dalam SEA Games kali ini. Saat ini, raihan medali kita sudah capai 3 besar, di bawah Malaysia dan Singapura. Sedangkan, perjalanan SEA Games berakhir pada 30 Agustus. Kalau tidak fokus, kita akan tidak capai target,” jelas wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX ini.
 
Hingga Senin (21/08/2017) malam, Indonesia berhasil mengumpulkan 7 emas, 6 perak, dan 10 perunggu. Capaian tersebut masih jauh dari target, yaitu 61 medali emas dari 471 atlet yang diberangkatkan ke Malaysia.
 
“Fokus kita pada SEA Games adalah prestasi, minimal medali perak. Sekaligus, ini akan menjadi ukuran seberapa siap atlet kita pada ajang ASIAN Games 2018 di Indonesia. Kemenpora harus jaga psikologis atlet kita agar tidak terganggu secara emosional dengan insiden di luar lapangan tersebut,” tegas Abdul Fikri.
 
Diketahui, Indonesia terakhir menjuarai ajang SEA Games pada tahun 2011. Ajang olahraga terbesar dua tahun sekali  di ASEAN ini akan menjadi momen kebangkitan Indonesia karena bertepatan dengan Dirgahayu Indonesia ke-72 di Bulan Agustus.
 
“Bulan Agustus adalah bulan bersejarah bagi Indonesia. Maka, kalau dulu para pahlawan merebut kemerdekaan dengan tumpah darah, sekarang generasi muda mengisi kemerdekaan dengan prestasi. Semangat kemerdekaan ini harus dibuktikan dengan Indonesia jadi juara umum di SEA Games 2017,” pungkasnya.(rel)

Tags
beritaTerkait
Efisiensi Anggaran, Kemenpora Fokus Cabor Prioritas di SEA Games 2025
IBL 2025 Jadi Persiapan Timnas Basket Menatap SEA Games Thailand
Pemprov Sumut Serahkan Tali Asih kepada Atlet Berprestasi Asian Games dan Sea Games
Sutarto: Selamat Atas Kemenangan Timnas Indonesia, Genjot Terus Mental Pemenang
Klasemen Akhir Medali SEA Games 2023, Raih 87 Emas, Indonesia Peringkat 3
Tumbangkan Thailand 5-2 di Final, Timnas Sepakabola Indonesia Raih Emas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker