Jumat, 24 April 2026

Kejar Target Eliminasi TBC, Dinkes Sumut Pertimbangkan Metode Penanganan Covid-19

Minggu, 10 September 2023 18:00 WIB
Kejar Target Eliminasi TBC, Dinkes Sumut Pertimbangkan Metode Penanganan Covid-19
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Dinas Kesehatan telah menargetkan untuk mengejar eliminasi Tuberkulosis (TBC) lebih cepat dua tahun dari yang ditetapkan oleh pemerintah nasional, yakni dari 2030 menjadi tahun 2028.

Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan menyatakan, dirinya mempertimbangkan untuk menerapkan metode penanganan Covid-19 pada penanganan TBC, terutama dalam upaya menemukan kasus (screening) yang ada di masyarakat.

"Kenapa nggak mungkin?, dana nya ada, SDM cukup, infrastruktur juga memadai, kenapa tidak?. Mudah-mudahan bisa, kita harapkan bisa mengejar target (eliminasi) nasional 2030 dan Sumut 2028," ungkapnya kepada wartawan, kemarin.

Menurut Alwi, Covid -19 yang sebelumnya berstatus sebagai pandemi dan menjadi masalah kesehatan global, saat ini telah berhasil ditekan dan diselesaikan dengan baik. Karenanya, hal serupa, tentu dapat diadopsi untuk mengatasi masalah TBC di Sumut.

"Covid-19 bisa kita selesaikan. Jadi kenapa tidak kita adopsi cara penanganan Covid-19 ini kepada TBC," ujarnya.

Oleh karena itu, Alwi menjelaskan, dalam waktu dekat ini, pihaknya bagaimana akan memulai menyusun langkah yang lebih efektif untuk menurunkan angka kematian TBC tersebut sehingga eliminasi bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

"Kita akan menyisir semuanya. Termasuk wartawan dan keluarganya nanti juga akan kita screening," katanya.

Alwi menegaskan, hal ini begitu penting, karena secara global, Indonesia merupakan negara kedua tertinggi dengan kasus TBC. Sedangkan Provinsi Sumut sendiri berada di urutan keempat secara nasional.

[br] Di Indonesia sendiri, sambungnya, angka kematian TBC mencapai 144 ribu kasus pada tahun lalu. Artinya, disebutkan Alwi, terdapat sebanyak 11 orang per satu jam, atau lima menit satu orang meninggal karena penyakit menular ini.

"Kemarin di USU telah kita lakukan screening kepada mahasiswa. Ke depan kita harapkan seluruh kampus bisa melakukan hal serupa," katanya.

"Nanti semua pihak terkait akan kita ajak bekerjasama, kemudian di kantor-kantor termasuk kepada ASN. Karena kan belum tentu semua bersih dari TBC, pekerja kita, semua lini nanti akan kita screening," pungkasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis
Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Medan Lakukan Skrining TBC terhadap 200 Masyarakat Secara Gratis
Walikota Pematangsiantar Tandatangani Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi TBC
Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia, Dinkes Medan Skrining Orang Berisiko Tinggi Tertular
YMMA Langkat Kolaborasi Sosialisasikan Penanggulangan Penyakit TBC
Pemko Medan Terus Lakukan Upaya Terpadu Eliminasi TBC
komentar
beritaTerbaru
hit tracker