Sabtu, 18 April 2026

Jubir Vaksinasi Covid-19 dra Lucia Bantah Isu Menyesatkan tentang Vaksin Sinovac, Ini Faktanya

Senin, 21 Desember 2020 19:30 WIB
Jubir Vaksinasi Covid-19 dra Lucia Bantah Isu Menyesatkan tentang Vaksin Sinovac, Ini Faktanya
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Terkait isu yang menyebut bahwa WHO telah membandingkan 10 vaksin COVID-19 dan Sinovac yang paling lemah (dimana Indonesia satu-satunya negara yang memesan vaksin Sinovac), Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM, Dr dra Lucia Rizka Andalusia MPharm Apt membantahnya.

Dia menyebut, hingga saat ini, tidak ada dokumen dan informasi resmi dari WHO yang membandingkan respon imunitas 10 kandidat vaksin, atau pernyataan bahwa vaksin Sinovac rendah sebagaimana ditampilkan dalam pemberitaan di media. "Hal ini pun sudah kami konfirmasikan kepada pihak WHO di Indonesia. Sampai saat ini belum ada pengumuman tingkat efikasi vaksin Sinovac baik dari pihak produsen maupun badan pengawas obat di negara tempat dilakukannya uji klinik," jelas Dr dra Lucia Rizka Andalusia MPharm Apt, dilansir dari Covid19.go.id, Senin (21/12/2020).

Selain itu, sambungnya, informasi bahwa hanya Indonesia yang memesan vaksin Sinovac juga tidak tepat. "Selain Indonesia, sejumlah negara telah melakukan pemesanan vaksin COVID-19 dari Sinovac, seperti: Brazil, Turki, Chile, Singapura, dan Filipina. Bahkan, Mesir juga sedang bernegosiasi untuk bisa memproduksi vaksin Sinovac di Mesir," sambungnya.

Baca Juga:

Dia menyebut, pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa vaksinasi hanya dilakukan dengan vaksin yang aman, efektif, dan bermutu secepatnya. "Badan POM, bersama Komite Nasional Penilai Obat dan para ahli akan memastikan dan mengawal aspek keamanan, khasiat serta mutu dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program vaksinasi sesuai standar yang ditetapkan oleh WHO," tegasnya.

Keberhasilan penanganan Covid di Indonesia, lanjutnya, akan menjadi keberhasilan kita sebagai bangsa dan juga sebagai bagian dari masyarakat dunia. Salah satu upaya percepatan untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi yang perlu dijalankan bersama dengan disiplin 3M. "Jangan kendor memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, siap divaksinasi saat vaksin siap," pungkasnya. (BS09)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut
Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes
Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera
Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19
Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker