Jumat, 08 Mei 2026

Ikatan Bidan Indonesia Ajak Ibu Hamil Lakukan Pemeriksaan Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 12 Agustus 2020 17:17 WIB
Ikatan Bidan Indonesia Ajak Ibu Hamil Lakukan Pemeriksaan Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Masih banyak para ibu hamil yang enggan memeriksakan kehamilan di rumah sakit maupun Puskesmas karena takut tertular Covid-19. Padahal, memeriksakan kehamilan sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Hal itu dikatakan Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumut Betty Mangkuji saat melakukan video conference di Media Centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, dilansir dari Sumutprov.go.id, Rabu (12/08/2020).

Menurut Betty, pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan melalui bidan mandiri bila ibu hamil enggan memeriksakan kehamilan di rumah sakit maupun Puskesmas karena takut tertular. “Tinggal menyesuaikan pemeriksaan kehamilan kalau selama ini minimal empat kali maka disesuaikan menjadi dua kali, sedangkan untuk informasi lainya bisa dilakukan melalui telepon, WA dan lain-lainnya, serta membaca buku Pink (Buku Kesehatan Ibu dan Anak),”
ujarnya.

Betty menjelaskan bahwa kehamilan perlu dipersiapkan, karena dalam kandungan ibu ada cikal-bakal generasi mendatang yang berkualitas, siap untuk membangun negeri ini kedepan. “Bidan pun ikut berperan dalam mempersiapkan generasi bangsa berkualitas,” ujarnya.

Untuk itu, Betty mengingatkan agar para ibu hamil tetap melakukan pemeriksaan dengan memanfaatkan teknologi. “Kami dari PD IBI Sumut menganjurkan kepada bidan di Sumatera Utara untuk tetap membantu ibu-ibu yang sedang hamil, dengan memanfaatkan dan mengembangkan teknologi Informasi kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, untuk itu marilah kita cantumkan nomor telepon kita di tempat peraktik kita,” ajaknya.

Terakhir, Betty menyampaikan komitmen IBI dalam mendukung dan memfasilitasi anggota dalam keberlanjutan pelayanan kebidanan di era pandemi. Pertama melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan daerah dan pimpinan cabang melalu invirtual meeting. Kedua, mengupayakan bantuan dari internal IBI kepada bidan, utamanya praktik mandiri bidan (PMB) untuk keberlangsungan pelayanan maternal dan neonatal.

Ketiga melakukan advokasi kepada berbagai stakeholders untuk memperoleh dukungan dan bantuan bagi anggota IBI. Ke empat, memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan kapasitas anggota melalui webinar I modul modul on-Iine. Kelima mendistribusikan panduan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) dan KB pada situasi pandemi Covidâ€"19 dari Kemkes, POGI, IDAI dan IBI. “Selanjutnya memantau tempat PMB yang tutup. IBI juga memonitor bidan yang terdampak Covid-19,” tutupnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur
Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak
Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11
Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera
Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan
Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker