Sabtu, 06 Juni 2026

Temuan Zat Mikroplastik di Air Kemasan, BBPOM Akan Kaji Ulang

Kamis, 22 Maret 2018 21:30 WIB
Temuan Zat Mikroplastik di Air Kemasan, BBPOM Akan Kaji Ulang
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebuah penelitian pada air kemasan mengandung mikroplastik baru-baru ini telah dilakukan oleh ilmuwan yang berbasis di State University of New York, di Fredonia bersama jurnalisme Orb Media. Dari situ disebutkan, sebanyak 90 persen air minuman kemasan yang dijual bebas di 9 negara termasuk Indonesia terdapat partikel plastik dalam produknya.
 
Menanggapi ini, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengatakan, pihaknya menghargai hasil penelitian yang telah dilakukan itu. Namun, kata dia, penelitian tersebut harus dapat dikaji lagi secara  komprehensif. "Terutama mengenai dampaknya harus dikaji juga secara komprehensif," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (22/03/2018).
 
Karena, jelas Sacramento, mikroplastik itu sebetulnya adalah hal yang umum. Secara ilmiah, mikroplastik ini kata dia, disebut sebagai polimer. "Namun, tidak semua polimer itu tingkat resikonya berbahaya. Ada juga polimer yang diperbolehkan," jelasnya.
 
Akan tetapi, tutur Sacramento, bila pun pada air kemasan di dapati mikroplastik, hal itu dipastikan akibat faktor kemasannya. Untuk itu, penelitian yang komprehensif tersebut harus dilakukan pada pabrik kemasannya secara langsung. "Kalau disini memang belum ada ditemukan air kemasan yang mengandung mikroplastik. Tapi akan selalu kita tinjau, karena ini secara kan nasional," ujarnya.
 
Sebab, sambung Sacramento, tidak tertutup kemungkinan dari tempat lain kondisinya akan berbeda. Meski demikian imbuh dia, vonis tidak bisa dilakukan begitu saja. "Jadi harus dilihat analisis ilmiahnya. Karena misalnya internasional memperbolehkan, kita tidak bisa menghukum begitu saja, harus ada alasan yang jelas," pungkasnya. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Tarik Es Krim Vanila Haagen Dazs dari Pasar, BBPOM Medan Turunkan Tim
Bahas Masalah Kesehatan Makanan, Wali Kota Sibolga Terima Audiensi BBPOM Medan
Obat Tradisional Herbal Senilai Rp 2,5 Miliar dari Malaysia Diamankan BBPOM Medan
Peneliti: Cacing di Ikan Kaleng Tak Terlalu Berpengaruh Bagi Kesehatan
4.100 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Beredar di Sumut, BBPOM Lakukan Penarikan
Ikan Sarden IO, Farmer Jack, dan HOKI Positif Mengandung Cacing
komentar
beritaTerbaru
hit tracker