Senin, 11 Mei 2026

Penting Bagi Orangtua, Inilah 6 Jenis Kanker yang Rentan Terjadi pada Anak

Minggu, 18 Februari 2018 12:15 WIB
Penting Bagi Orangtua, Inilah 6 Jenis Kanker yang Rentan Terjadi pada Anak
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Usia anak-anak rentan terkena kanker, bahkan lebih dari itu dapat menyebabkan kematian. Pola hidup dan makan makanan sehat harus diajarkan sejak kanak-kanak agar terhindar dari berbagai jenis kanker yang timbul pada usia dewasa.
 
"Kalau kita berbicara kanker anak itu adalah kanker yang mengenai anak di bawah umur 18 tahun. Jadi kriteria batas pasien anak dan dewasa adalah 18 tahun," ujar Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr Abdul Kadir dilansir dari laman depkes.go.id, Minggu (18/02/2018).
 
Untuk pencegahan, ada baiknya para orang tua mengenali 6 jenis kanker yang rentan menyerang anak. Gejala yang timbul dari keenam jenis kanker itu memang terjadi juga pada penyakit lain, namun demikian orang tua diimbau tetap waspada.
 
Pertama Leukimia, Kepala Instalasi Anak RS Kanker Dharmais, dr. Haridini Intan mengatakan leukemia menjadi kasus kanker nomor satu dan semua anak bisa terkena kanker jenis tersebut. Kedua Retinoblastoma, merupakan tumor ganas pada mata yang dapat dijumpai pada bayi dan anak di bawah 5 tahun. Hal ini dapat terjadi pada satu sisi atau kedua mata dan dapat menyebabkan kebutaan bahkan kematian.Gejala yang terjadi biasanya berupa manik mata putih atau mata kucing. Manik 
 
Ketiga, kanker tulang (osteosarcoma), biasanya penderita merasakan nyeri tulang dan lebih terasa pada malam hari atau setelah beraktifitas, pembengkakan, kemerahan dan terasa hangat ada daerah dimana terasa nyeri tulang.Keempat Neuroblastoma atau kanker saraf dengan gejala perdarahan di sekitar mata dan mata menonjol. Dr. Haridini mengatakan Neuroblastoma atau kanker saraf itu bisa saja terjadi dari lahir.
 
Kelima Limfoma Malignum atau kanker kelenjar getah bening. Gejala yang biasanya terjadi adalah pembengkakan kelenjar getah bening di leher, sesak napas, demam, keringat malam, lemah, lesu, nafsu makan berkurang dan berat badan turun secara drastis."Mungkin dewasa punya, anak-anak juga ada. Kurang lebih 10 tahun lalu ditemukan di usia 20 tahun ke atas, tapi saat ini lebih banyak ditemukan pada usia di bawah 20 tahun," tambah dr. Haridini.
 
Keenam Karsinoma Nasofaring, kanker pada bagian tenggorokan yang terletak di atas langit-langit mulut atau hulu kerongkongan yang berhubungan dengan hidung. Gejalanya dapat berupa ingus bercampur darah, pilek dan air ludah kental, hidung tersumbat dan mimisan, tuli sebelah, telinga berdengung, dan nyeri telinga.
 
dr. Haridini menjelaskan, jika ditemukan lebih awal, yakni belum pada stadium lanjut, akan lebih mudah proses penyembuhannya, tapi kalau sudah stadiun akhir itu menjadi sulit."Bagaimanapun juga bila kita tahu lebih awal otomatis pengobatannya lebih mudah, tapi memang mengetahui lebih awal itu sulit, seperti leukemia, keluhannya cuma demam, tidak nafsu makan. Tapi kembali lagi tadi segera periksakan ke dokter apabila anak dicurigai mengalami gejala kanker," pungkas dr. Haridini.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Sambut Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Wakil Walikota Medan Apresiasi Kepedulian DPD REI Sumut kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan
Transplantasi Solusi Terbaik Penyakit Ginjal Kronis
komentar
beritaTerbaru
hit tracker