Bamsoet Masuk Komisaris Independen LPKR, Lippo Karawaci Umumkan Susunan Direksi Baru
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
Beritasumut.com-Kondisi bayi kembar siam, Sahira dan Fahira terus membaik pasca operasi pemisahan, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik (RSUPHAM) Medan merencanakan kepulangan dari kedua bayi asal Kisaran tersebut pada pekan depan."Saat ini, kedua bayi sudah tidak menggunakan alat bantu medis lagi, seperti selang dan oksigen. Untuk itu kami rencanakan Sahira dan Fahira akan pulang ke rumahnya, kemungkinan hari Rabu atau Kamis," ungkap Sekretaris Tim Dokter bayi kembar siam RSUPHAM, dr Rizky Adriansyah SpA kepada wartawan, Kamis (16/11/2017).
Rizky mengatakan, kondisi Sahira dan Fahira memang sudah mengalami banyak kemajuan pascaoperasi. Untuk Fahira masih ada sedikit luka operasi yang sedang dalam pemulihan, namun sudah lebih sehat dan stabil. Begitupun Sahira yang sebelumnya mengalami kelainan jantung atau jantung bocor tetap mengkonsumsi obat-obatan."Sahira untuk jantungnya masih perlu minum obat-obatan. Sedangkan infeksi paru yang sebelumnya dideritanya kini sudah sembuh," jelasnya.
Meskipun jantung bocor Sahira sudah ditutup, jelas Rizky, tim dokter ada membuat lubang kecil agar tekanan pembuluh di paru tidak tinggi. Lubang itu nantinya akan ditutup setelah berat badan Sahira mencapai 10 kilogram."Cara menutup lubangnya kita lihat nanti. Mungkin bisa tanpa operasi. Berat badan kedua bayi saat ini sudah lebih 5 kilogram. Keduanya saat ini masih dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU)," terangnya.
Untuk proses rawat jalan nantinya, sambung Rizky, pihak medis akan memberikan surat untuk pemeriksaan satu bulan sekali kepada Sahira dan Fahira. Setelah waktu surat pemeriksaannya habis, kedua bayi bisa berobat sesuai dengan prosedur layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan."Sahira dan Fahira sudah bisa memakan bubur untuk bayi melalui mulut. Untuk kondisi Fahira sangat bagus, tak ada minum obat seperti Sahira," tuturnya.
Sebelumnya, pelaksanaan operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam dempet dada dan perut Sahira dan Fahira ini melibatkan 50 lebih dokter ahli pada Senin (16/10/2017) lalu. Operasi dilaksanakan pukul 08.30 WIB dan baru selesai pada pukul 18.45 WIB.(BS07)
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
beritasumut.com Sidang perdana perkara pembatalan perdamaian (homologasi) yang diajukan oleh 34 mantan karyawan terhadap PT Tor Ganda di Pe
Peristiwa
PT Dua Rimba Medtech Indonesia resmikan fasilitas di Cikarang untuk dorong manufaktur alat kesehatan lokal dan solusi perawatan luka modern.
Kesehatan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi