Selasa, 14 Juli 2026

322 Ribu Remaja Putri di Sumut Alami Anemia, Dinkes Sumut Luncurkan Aplikasi SMes KARISA

Rabu, 18 Oktober 2017 21:45 WIB
322 Ribu Remaja Putri di Sumut Alami Anemia, Dinkes Sumut Luncurkan Aplikasi SMes KARISA
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meluncurkan program aplikasi SMes KARISA (SMS dan Kalender Remaja Putri Sadar Anemia), Rabu (18/10/2017). Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama mengatakan, program tersebut sebagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya bagi remaja putri.
 
"Diperkirakan tidak kurang 322 ribu orang remaja putri di Sumut mengalami anemia. Kelompok remaja putri risikonya paling tinggi mengalami anemia, karena pada masa itu terjadi peningkatan kebutuhan Fe. Peningkatan kebutuhan ini disebabkan pertumbuhan pesat yang sedang dialami dan terjadinya kehilanga darah akibat menstruasi," ujarnya kepada wartawan, pada peluncuran program tersebut.
 
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, kata Agustama, angka anemia remaja putri cukup tinggi yaitu 25 persen. Sedangkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut 2016 mencatat jumlah remaja putri usia 10-19 tahun sebanyak 1.329.920 jiwa.Selain itu, Agustama menjelaskan, bahwa remaja putri memiliki kebiasaan makan tidak teratur, serta tingginya keinginan untuk berdiet yang mempengaruhi asupan zat gizi termasuk sumber Fe yang adekuat.
 
Bila remaja putri nantinya berumah tangga dan hamil namun mengalami anemia, maka bisa menyebabkan bayi yang dilahirkan akan mengalami Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan tingginya angka stunting (pemendekan) pada usia di bawah 2 tahun, pre eklamsia dan eklamsia."Itu diprediksi erat hubungannya dengan tingginya kejadian anemia pada calon ibu. Karenanya, pemberian tablet diharapkan akan mengurangi angka kematian ibu dan anak," jelasnya.
 
Karenanya, sambung Agustama, dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dengan pemberian tablet tambah darah (Fe) satu tablet per minggu selama setahun atau 52 minggu."Program ini sudah dilaksanakan tahun 2015 dalam skala terbatas artinya belum semua remaja putri mendapatkan tablet tambah darah," imbuhnya.
 
Agustama juga menyampaikan, sampai saat ini pemberian tablet Fe pada remaja putri di Sumut masih sekitar 10 persen dari target 20 persen tahun ini. Karenanya, diupayakan program ini dimanfaatkan program lainnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
 
"Remaja putri yang mendapatkan tablet tambah darah diharapkan memberikan informasi kepada teman-temannya mengenai apa itu anemia dan akibatnya. Tahun ini, program dilaksanalan di 5 kabupaten kota. Kedepan, kita harapkan semua kabupaten/kota," pungkasnya. (BS07)
 

Tags
beritaTerkait
Adanya Bukti Damai, Putri Saraswati Berharap Roberto Dibebaskan dari Polrestabes Medan
Hasil Swiss Open 2025: Putri KW Disingkirkan Chen Yu Fei
Swiss Open 2025: Lolos 8 Besar, Putri KW Waspadai Tunggal Putri China
Swiss Open 2025: Putri KW dan Leo/Bagas ke 16 Besar
Liga 1 Putri Ditunda ke 2027, Ketum PSSI Erick Thohir Ungkap Alasannya
Upaya Menghidupkan Ekosistem Sepakbola Putri di Akar Rumput
komentar
beritaTerbaru
hit tracker