Senin, 25 Mei 2026

Ampuhnya Tali Pusat untuk Obati Berbagai Penyakit

Rabu, 13 September 2017 23:15 WIB
Ampuhnya Tali Pusat untuk Obati Berbagai Penyakit
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Di kalangan masyarakat Indonesia, tali pusat atau ari-ari atau sel punca pada umumnya akan segera dikuburkan tak lama setelah bayi dilahirkan.Padahal berdasarkan penelitian, darah yang terkandung di dalam sel punca cukup ampuh digunakan mengobati berbagai jenis penyakit dikemudian hari.
 
"Saat ini, penelitian mengenai terapi sel punca sudah berkembang sangat pesat. Hingga 2016, sel punca telah disetujui untuk menjadi salah satu pilihan terapi bagi 85 penyakit, di antaranya leukemia, limfoma, thalassemia, maupun anemia aplastik," ujar Medical Advisor Cordlife Blood Banking, dr Meriana Virtin kepada wartawan, Rabu (13/09/2017).
 
Sejauh ini, lanjut Meriana, sudah terdapat ratusan penelitian yang menggunakan sel punca untuk terapi berbagai penyakit, misalnya serebral palsi, cedera saraf, diabetes tipe 1 dan penyakit autoimun. Ia menuturkan, sejak tahun 2001 lalu, sudah ada lebih dari 10 ribu bayi yang menyimpan darah tali pusatnya di bank darah.
 
"Darah tali pusat yang disimpan dapat berperan menjadi sumber sel punca yang dapat diambil dan digunakan pada saat dibutuhkan untuk pemilik sel tersebut (bayi) dan juga keluarganya. Terapi ini secara teori berlaku 100 persen untuk bayi dan untuk ibu dan ayahnya kemungkinan besar berperan sebanyak 40 persen," jelasnya.
 
Sementara itu, Assistant Manager Marketing Cordlife, Wita Pratiwi menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir, pihaknya melihat minat masyarakat terkait penyimpanan darah tali pusat semakin meningkat. Meskipun harga penyimpanannya tergolong mahal, yakni Rp1 juta lebih setiap bulan."Kami harap bank penyimpanan darah tali pusat dapat berperan sebagai solusi untuk menyediakan sel punca yang dibutuhkan bagi terapi," terangnya.
 
Wita mengaku, pihaknya masih fokus dalam penyediaan jasa penyimpanan darah tali pusat dan membran tali pusat dari bayi baru lahir. Menurutnya, berdasarkan banyak penelitian, kualitas sel punca yang diperoleh dari darah tali pusat lebih baik dibandingkan sumber lainnya.  
 
Selain itu ia menyampaikan, Kementerian Kesehatan berperan dalam mengeluarkan peraturan untuk penyelenggaraan bank jaringan dan atau sel punca. Hal ini harus dipatuhi bank penyimpanan darah tali pusat, yaitu dalam bentuk Peraturan Kementerian Kesehatan No. 48 tahun 2012."Kementerian Kesehatan juga menentukan rumah sakit rujukan di Indonesia yang dapat melakukan terapi sel punca. Dengan semakin majunya perkembangan teknologi, tidak menutup kemungkinan adanya layanan lain di masa mendatang," tutupnya. (BS07)
 

Tags
beritaTerkait
Transplantasi Solusi Terbaik Penyakit Ginjal Kronis
Tindak Lanjut Dumas, Unit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Amankan 1 Unit Mesin Judi Tembak Ikan
Terdeteksi 36 Kasus Kusta di Kota Medan, Dinkes Upayakan Kejar Eliminasi Tahun 2030
Hamilton Akhirnya Jajal Ferrari untuk Kali Pertama
Wamen Isyana Jelaskan Alasan Ibu Hamil Juga Dapat Makan Bergizi Gratis
Dinkes Medan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini terhadap Penyakit Tidak Menular
komentar
beritaTerbaru
hit tracker