Minggu, 10 Mei 2026

Waspada, Benjolan di Lidah Bisa Jadi Pertanda Kanker

Jumat, 11 Agustus 2017 23:15 WIB
Waspada, Benjolan di Lidah Bisa Jadi Pertanda Kanker
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan, dr Wijaya Juwarna SpTHT mengungkapkan munculnya benjolan atau rasa sakit pada sisi lidah, sudah sepatutnya untuk diwaspadai. Sebab, hal ini bisa jadi merupakan suatu pertanda dari penyakit kanker.Benjolan itu umumnya berwarna merah muda, dan akan terasa sakit dan berdarah bila disentuh atau tergigit. 
 
Menurutnya, benjolan tersebut kadang disertai luka di permukaannya, sehingga menimbulkan rasa nyeri."Gejala kanker lidah lainnya di antaranya perubahan suara, rasa kebas di dalam mulut. Tidak hanya itu, penderita juga akan kesulitan menelan, perdarahan tanpa sebab pada lidah dan sakit lidah berminggu-minggu," ujar dr Wijaya kepada wartawan, Jumat (11/08/2017).
 
Wijaya menerangkan, kanker lidah adalah sejenis tumor ganas yang tumbuh di lidah. Letaknya bisa di ujung maupun di pangkal lidah yang sulit dilihat.Ia menjelaskan, banyak hal yang menyebabkan terjadi kanker tersebut, di antaranya konsumsi minuman beralkohol dan tembakau. Sebab keduanya bersifat karsinogenik, artinya dapat mudah menyebarkan kanker.
 
"Tidak hanya itu, penyebab lainnya juga karena pemasangan gigi palsu yang tidak pas, gigi bergerigi, tidak merawat gigi dan gusi, juga sipilis dan Human Papiloma Virus (HPV). HPV dapat menyebabkan banyak kanker di dasar lidah, menginfeksi area genital, dan menyebabkan kanker serviks," paparnya.
 
Berdasarkan hasil penelitian Departemen Kesehatan Indonesia, Wijaya menerangkan, orang dengan kebersihan mulut yang buruk berisiko tiga kali lebih tinggi mengalami kanker  lidah. Perbandingan penyakit ini menyerang laki-laki dan wanita adalah 1,2 hingga 1,8:1, tapi lebih sering ditemukan pada usia lanjut daripada usia muda."Untuk mencegah terjadinya kanker lidah, terutama bila disebabkan oleh HPV, Anda yang belum aktif secara seksual bisa mendapatkan vaksinasi HPV, dan gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual bagi yang aktif secara seksual," sebutnya.
 
Wijaya mengimbau, agar masyarakat rajin memeriksakan rongga mulutnya secara teratur, dengan pergi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Hal ini guna mengantisipasi bila ada kondisi abnormal yang memerlukan tindak lanjut dapat ditemukan lebih awal.
 
Pengobatan kanker lidah, sambungnya, dilakukan tergantung jenis, letak dan tingkat keparahan. Pengobatannya bisa melakukan perpaduan antara kemoterapi, obat untuk melawan kanker, dan radiasi. Bila ukuran kanker termasuk besar dan kondisinya sudah parah, pasien mungkin akan menjalani operasi glosektomi, yakni pengangkatan sebagian atau seluruh lidah. "Setelah operasi selesai, lidah akan direkonstruksi untuk menggantikan lidah yang diangkat. Tapi operasi ini akan memengaruhi kemampuan bicara serta menelan secara permanen," pungkasnya.(BS07)

Tags
beritaTerkait
Dokter dan Perawat RS Adam Malik Peringati Hari Kanker Anak Bersama Pasien
Pj Gubernur Sumut Harapkan Pusat Onkologi RSUPHAM Akan Bantu Tingkatkan Layanan Penyembuhan Kanker
Walikota Medan Dampingi Wamenkes Groundbreaking Oncology Center Building Adam Malik Hospital
RS Adam Malik Bangun Gedung Pusat Onkologi Terpadu untuk Layanan Kanker
Pemprov Sumut Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI
Tak Harus Diamputasi, Kini Tumor Tulang Otak Bisa Ditangani di RS Adam Malik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker