Jumat, 05 Juni 2026

Kurangi Korban Jemaah Haji, Depkes Komitmen Perkuat Promosi Kesehatan

Sabtu, 03 Juni 2017 21:30 WIB
Kurangi Korban Jemaah Haji, Depkes Komitmen Perkuat Promosi Kesehatan
BERITASUMUT.COM/IST
Pelatihan PPIH Depkes 2017
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Seluruh tenaga kesehatan yang tergabung dalam Panitian Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia bidang kesehatan dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) mendapat penguatan melakukan promosi kesehatan kepada jemaah haji di BBPK Ciloto Jawa Barat, pertengahan pekan ini. Secara spesifik petugas mendapat pelatihan memijat untuk membangun komunikasi dengan jemaah haji.
 
"Selain untuk membangun komunikasi dengan jemaah, pijat juga dapat menyegarkan tubuh, karena dengan pijat akan menghancurkan asam laktat yang menempel pada tulang," ujar salah satu pemateri pelatihan, dr Yan Bani Luza yang dilansir dari laman depkes.go.id, Sabtu(03/06/2017).
 
Setelah segar dan dapat berkomunikasi dengan Jemaah, baru masukan pesan-pesan kesehatan seperti penggunaan masker. Menekankan pentingnya penggunaan masker, agar terhindar dari virus dan kuman yang masuk lewat udara, imbuh dr Yan. Dia juga mengingatkan kepada jemaah haji untuk sering minum air putih, bukan air zam zam untuk menghindari dehidrasi, kekurangan cairan tubuh. Cukup beristirahat dan makan yang sehat dan begizi, termasuk mengingatkan agar tidak makan makanan yang sudah kadaluarsa atau basi.
 
"Agar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat menyebar kepada jemaah haji yang lebih luas, maka harus melakukan pemberdayaan masyarakat untuk ber-PHBS.Petugas kesehatan harus mendorong dan mengajak jemaah haji untuk melakukan PHBS kepada jemaah haji lainnya, mulai dari diri sendiri, keluarga dan rombongannya," sambung dr Yan.
 
dr Yan menilai, dengan melakukan promotif dan preventif, diharapkan dapat mencegah jemaah haji dari berbagai penyakit yang akan timbul karena berbagai faktor risiko penyakit. Bila jemaah haji ber-PHBS saat berhaji, maka akan dapat mencegah terjadinya penyakit atau jatuh korban. Apalagi sekarang suhu udaranya sangat panas, diperkirakan 43-44 derajat celcius.
 
"Pengalaman tahun sebelumnya, pemberian promotif dan preventif ini telah meminimalkan terjadinya head stroke, pada saat wukuf di Arofah," tegas dr Yan.
 
Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr dr  Eka Jusup Singka MSc mengatakan penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi harus berorientasi pada jemaah haji. "Pola mobilisasi petugas harus dilakukan, apalagi tahun ini petugas PPIH berkurang 38 orang.
Perbaikan gizi jemaah juga harus dilaksanakan agar jemaah tetap sehat," tutupnya. (BS02)

Tags
beritaTerkait
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran
BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran
Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara
Wakil Walikota Medan Resmi Berkantor di Rumah Sakit Pirngadi
Walikota Medan Tekankan Pentingnya Pelayanan Kesehatan yang Humanis
komentar
beritaTerbaru
hit tracker