Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan drg Usma Polita mengungkapkan di sepanjang tahun 2016 lalu, kasus gizi buruk yang ditemukan di kota Medan mencapai angkap 120 kasus. Meksi begitu, Kadinkes menegaskan jika angka tersebut masih berada di bawah batas ambang endemis.
Lebih jauh Usma menjelaskan, jumlah tersebut yakni berkisar 0,058 persen. Suatu kota baru dinyatakan endemis sebut Usma ialah jika penduduknya bergizi buruk ketika sudah mencapai 3,6 persen."Jadi untuk kasus gizi buruk di Medan sebetulnya masih dibawah ambang endemis," ungkapnya kepada wartawan, Senin (06/02/2017).
Karenanya, Usma membantah jika kondisi gizi buruk di Medan tinggi. Pihaknya mensinyalir kemungkinan ada data yang tidak valid dalam penentuan jumlah kasus tersebut."Dari data Medan nomor dua gizi buruk se-Sumatera Utara (Sumut) mungkin datanya tidak valid. Tetapi yang penting bagaimana kita menangani pasien gizi buruk atau gizi kurang ke depannya," katanya.
Usma menjelaskan, banyak faktor penyebab gizi buruk sampai terjadi. Namun kasus seperti ini, ujar dia, umumnya bisa ditangani di Pos Pelayanan Gizi (PPG) yang tersebar di 11 puskesmas Kota Medan."Kalau memang gizi buruk, kita berikan tambahan makanan yang ada. Orangtua juga diberi santunan dan Dinkes sudah melakukan ini. Sekarang kalau dikatakan Medan ranking kedua se-Sumut, ini perlu dilihat tahun berapa," bantahnya.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar