Jumat, 19 Juni 2026

Dinkes Catat Hanya 12 dari 39 Puskesmas di Medan Miliki IPAL

Sabtu, 22 Oktober 2016 07:30 WIB
Dinkes Catat Hanya 12 dari 39 Puskesmas di Medan Miliki IPAL
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Limbah Rumah Sakit
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang seharusnya ada di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ternyata belum semuanya memenuhi persyaratan. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat dari 39 Puskesmas di Kota Medan hanya 12 saja yang saat ini sudah memilikinya. Sementara 27 Puskesmas lainnya, tak memiliki IPAL.
 
"Ada 12 Puskesmas di Medan yang sudah miliki IPAL. Rata-rata adalah Puskesmas rawat inap, dan merupakan bantuan Provinsi serta BLH (Badan Lingkungan Hidup)," ungkap Kepala Dinkes Kota Medan, dr Usma Polita, Jumat (21/10/2016).
 
Dirinya memaparkan, ke-12 Puskesmas tersebut antara lain adalah, Puskesmas Teladan, Sering, Bromo, Glugur Darat, Medan Deli, Belawan, Terjun, Helvetia, Pekan Labuhan, Tuntungan, Medan Area Selatan, serta Puskesmas Kedai Durian. Meski demikian, Usma juga mengakui, bahawasanya IPAL di Puskesmas tersebut keberadaan juga belum berfungsi secara optimal. Namun, menurut dia, hal itu tidaklah menjadi suatu persoalan yang signifikan.
 
"Karena itu bantuan, makanya ada yang berfungsi dan ada yang tidak," tuturnya. Usma juga menjelaskan, limbah infeksius cair yang dihasilkan oleh Puskesmas jumlahnya sangat sedikit, walaupun itu Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap.
 
"Jumlah limbah infeksius itu, juga lebih kecil apabila dibandingkan dengan IPAL yang disiapkan. Karena itu, keberadaan IPAL di Puskesmas memang sebetulnya diwajibkan. Tapi karena limbah tersebut belum signifikan dampaknya, kondisi itu sudah cukup, tidak menjadi persoalan," jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Medan, Masrita menyatakan, limbah infeksius yang dihasilkan Puskesmas memang sangat sedikit.
 
"Bagi Puskesmas yang tidak memiliki IPAL, limbah cair yang mereka hasilkan, dalam penanganannya akan dimasukkan ke dalam ember, untuk langsung disterilkan," kata Masrita.
 
Dia menambahkan, memang biasanya ada diberikan obat untuk mensterilkannya terlebih dahulu. "Selanjutnya kalau sudah steril, lalu dibuang ke selokan. Tapi yang pasti, limbah dari Puskesmas itu sedikit," pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Wakil Walikota Medan Tinjau Puskesmas Pembantu Balam
Ketika Masyarakat Kota Medan Nikmati Manfaat Program UHC JKMB
Walikota Medan Bersama Pj Gubsu Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis di UPT Puskesmas PB Selayang II
Dinkes Medan Akan Tindak Tegas Puskesmas "Main Mata" dengan RS Swasta
Semua Puskesmas di Medan Telah Selenggarakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer
Pegawai Dinas Kesehatan Medan Rayakan Natal dengan Khidmat dan Penuh Sukacita
komentar
beritaTerbaru
hit tracker