Senin, 27 Juli 2026

Kasus Kain Kasa Tertinggal di Perut Bayi, RS Columbia Mengaku Tak Ada Keluhan Pasien

Jumat, 09 September 2016 19:39 WIB
Kasus Kain Kasa Tertinggal di Perut Bayi, RS Columbia Mengaku Tak Ada Keluhan Pasien
Baby Ferdinan saat bersama keluarganya di kediamannya. Terlihat di perutnya bekas operasi lebih dari sekali yang dilaluinya
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kasus kain kasa yang tertinggal dalam perut Ferdinan, bayi berusia 1 tahun 7 bulan, warga Perumahan Sidorukun Indah, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Medan Timur, setelah menjalani operasi di Rumah Sakit (RS) Columbia Asia Medan, beberapa hari lalu, akhirnya mendapat respons dari pihak RS.
 
Direktur RS Columbia Asia, Prof Dr Sutomo Kasiman didampingi General Manager, Rheinhard Lumban Tobing mengaku, bahwasanya hingga kini pihaknya belum pernah sekalipun menerima penjelasan, atas keluhan yang dialami pasien dari keluarga Ferdinan.
 
"Sampai hari ini kami tidak pernah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak pasien. Dengan segala hormat, kepada masyarakat dan media perlu diberitahu, RS Colombia sangat menghormati dan menjaga kerahasian segala informasi mengenai rekam medis pasien kami. Oleh karena itu kami memberi penjelasan hanya langsung kepada keluarga dari pasien," ungkapnya, Jumat (09/09/2016).
 
Meski demikian, Sutomo tak membantah pihaknya memang ada menerima surat dari Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI). Tetapi menurutnya, surat tersebut tidak menunjukkan bahwa LCKI merupakan perwakilan resmi dari pihak keluarga pasien, karena tidak melampirkan surat kuasa dari pihak keluarga Ferdinan.
 
"Nama pihak penasehat hukum keluarga malah dicantumkan di daftar nama pihak-pihak yang menerima tembusan dari surat tersebut. Karena itulah kami tidak bisa memberikan penjelasan mengenai hal itu karena sekali lagi kami sampaikan bahwa kami sangat memegang teguh kerahasian info rekam medis pasien," jelasnya.
 
Untuk itu, Sutomo menyampaikan, dirinya mewakili manajmen RS, baik dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas medis, staf administrasi dan operasional mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang tetap memberikan kepercayaan kepada RS Columbia dalam memberikan jasa pelayanan kesehatan yang terbaik.
 
Sementara itu, disinggung atas kebenaran kasus yang terjadi ini, General Manager RS Columbia Asia Rheinhard Lumban Tobing mengatakan pihaknya tetap belum bisa memberikan keterangan. Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan membahas soal ini di internal RS. "Di luar ini untuk sementara kita belum bisa memberikan tanggapan. Kedepan akan ada proses dari internal RS Columbia," tegasnya.
 
Sementara itu, kondisi Ferdinan saat ditemui wartawan di kediamannya sudah kembali ceria. Keceriaan itu didapatnya setelah kain kasa yang tertinggal didalam perutnya diambil. Ferdinan sendiri terlihat asik bermain-main dengan pamannya dan sesekali dia memanjat kursi yang ada di ruang tamu mereka.
 
Nenek Ferdinan, Ango (50) mengakui keceriaan cucunya sudah kembali usai menjalani operasi kedua di RS Siloam. "Saat ini sudah mulai membaik, berat badannya pun sudah bertambah. Waktu kain kasa tertinggal dalam perut Ferdinan, perutnya membengkak dan dia kadang muntah keluar darah, begitu juga saat BAB," katanya.
 
Ango dan keluarga mengaku sama sekali tidak menaruh dendam. Hanya saja mereka meminta agar RS Columbia Asia. bertanggung jawab, dan mengakui kelalaiannya. "Dengan peristiwa ini kita berharap jangan terulang kembali lagi sama pasien. Kondisi cucu saya sekarang sehat sudah senang. Apalagi tetangga bilang cucu kami ini akan membawa hoki, karena sudah bolak-balik ke RS," tandasnya.  (BS03)

Tags
beritaTerkait
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
PN Medan Diminta Segera Eksekusi Klaim Nasabah PT Verena Multifinance
Bongkar Jaringan Vape Ilegal, Polisi Sergap Seorang Komplotan Narkotika Internasional di Salah Satu Hotel di Medan
Adanya Bukti Damai, Putri Saraswati Berharap Roberto Dibebaskan dari Polrestabes Medan
Podomoro City Deli Medan Gelar Bakcang Festival Eksklusif
Momentum Perayaan Waisak 2570 BE, Rico Waas Ajak Warga Medan Rawat Harmoni dan Tebar Kedamaian
komentar
beritaTerbaru
hit tracker