Selasa, 28 April 2026

Plt Walikota Medan: Sastra Ruh Pembangunan

Minggu, 27 Desember 2020 18:00 WIB
Plt Walikota Medan: Sastra Ruh Pembangunan
beritasumut.com/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kesenian, termasuk sastra, merupakah ruh pembangunan. Produk kesenian ini juga faktor penting dalam membangun karakter dan peradaban bangsa.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, saat menghadiri acara Omong-Omong Sastra sekaligus peluncuran buku kumpulan puisi “Sajak Ulat Bulu” karya Suyadi San, di Sanggar Generasi, Jalan Garu II B, Gang Mushollah, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (27/12/2020).

“Selain ikut membangun karakter dan peradaban, karya sastra juga membuat dunia ini penuh warna, membuat kehidupan tidak hampa,” ungkap Akhyar di hadapan para sastrawan yang menghadiri kegiatan budaya itu, antara lain Shafwan Hadi Umri, Ys Rat, Dr Rosliani, Porman Wilson Manalu, Titan Sadewo, dan Dimar.

Akhyar berharap, para sastrawan terus bergerak memberi warna bagi kehidupan. Selain mengandung refleksi dan kontemplasi, karya sastra juga dapat menjadi inspirasi dan daya progesif yang dalam membangun peradaban bangsa ini.

Pada saat itu, Akhyar juga mengakui terinspirasi dengan salah satu larik puisi Chairil Anwar yang berjudul “Diponegoro” yang berbunyi: sekali berarti, sudah itu mati. ”Saya menafsirkan larik itu bahwa setiap manusia harus berarti sebelum maut menjemput. Kita harus berarti dalam bidang kita masing-masing. Jangan sia-siakan kehidupan ini. Alangkah sakitnya jika kita mati tanpa berarti," ungkap Akhyar.

Akhyar juga mengimbau agar generasi muda di Medan bangga atas kota ini. Salah satu wujud kebanggaan itu adalah tetap menggunakan dialek Medan dalam kehidupan sehari-hari. “Dialek Medan ini harus terus dipertahankan. Jangan sampai tergerus akibat perasaan inferior melihat dialek daerah lain,” pesannya.

Peluncuran buku kumpulan puisi “Sajak Ulat Bulu” diwarnai dengan pertunjukan visualisasi puisi juga penyerahan buku oleh penyair Suyadi San kepada Plt Wali Kota Medan dan beberapa penyair yang menghadiri kegiatan itu. Selain itu, tampil sastrawan Ys. Rat dan Dr. Rosliani sebagai pemantik diskusi tentang buku kumpulan puisi yang baru diluncurkan tersebut.(BS07)

Tags
beritaTerkait
Gunakan Teknologi untuk Belajar Sastra, Guru SD Menulis Puisi dengan Media Augmented Reality
Alan Sastra Ginting, Atlet Peraih Emas dan Perunggu di Asean Paragames 2022 Terima Bonus Puluhan Juta dari Walikota Medan
Revitalitasi Sastra Lisan Pakpak, Kakankemenag Pakpak Bharat Ikut Berikan Dukungan
Peringati Hari Pahlawan, RRI Gelar "Malam Apresiasi Puisi untuk Tanah Negeri Ini"
Inspirasi dari Tiflatul Husna, Mulai Bisnis Percetakan Indie Pustaka Diksi, Hingga Perjuangan Anak Pertama Divonis Retinoblastoma
Tips Menulis Cory Marlia, Guru Sastra Millenial dari Binjai
komentar
beritaTerbaru
hit tracker