KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Sepanjang 2026, Persekongkolan Tender Mendominasi
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com - Sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan suci ramadan untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Namun suasana puasa kali ini masih dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19, sehingga harus tetap mematuhi protokol kesehatan.
Oleh karena itu siapapun harus hati-hati dan tetap waspada, untuk terus menjaga imun tubuh agar tidak mudah sakit. Kendati begitu, meski berpuasa di tengah pandemi, tidak perlu khawatir.
Pengamat kesehatan Sumut, dr Eny Muhartiyanti Manurung menuturkan, puasa di masa pandemi Covid-19 tentunya tubuh butuh banyak energi untuk melawan virus corona. Asupan energi dan kekebalan tubuh tersebut bisa diperoleh melalui makanan yang sehat dan olahraga.
"Agar puasa lancar dengan tetap menjaga imun, bisa banyak cara. Pertama, mengonsumsi makanan sehat saat sahur dan berbuka puasa. Konsumsi makanan yang mengandung nutrisi kompleks, seperti karbohidrat, protein, mineral, dan serat. Contoh makananya sepeti nasi, kentang, brokoli, ikan, telur, susu, dan buah-buahan," katanya kepada wartawan, Minggu (11/04/2021).
Selanjutnya, sambung dia, mencegah dehidrasi saat puasa dapat dilakukan dengan cara mencukupi kebutuhan air. Caranya, minum air putih delapan hingga 12 gelas mulai dari waktu berbuka hingga sahur. "Hindari minuman yang manis dan mengandung kafein karena dapat memicu dehidrasi," jelasnya.
Baca Juga : Nawal Berbagi Tips Cantik dan Sehat Selama Menjalankan Ibadah Puasa
Kemudian, lanjut Eny, tetap berolahraga secara ringan. Olahraga tetap bisa dilakukan saat berpuasa namun tidak boleh terlalu berat. "Contoh olahraga yang bisa dilakukan seperti sit up, jalan santai, dan yoga. Waktu berolahraga bisa dilakukan saat pagi hari, sore hari menjelang buka puasa atau setelah berbuka puasa," tuturnya.
[br] Selain itu, menurut Eny, istirahat yang cukup. Sebab saat berpuasa biasanya bangun lebih awal untuk melaksanakan sahur, sehingga waktu tidur berkurang. "Untuk tetap menjaga imun dan kesehatan tubuh kita bisa istirahat di siang hari atau tidur lebih awal di malam hari," sarannya.
Eny menambahkan, tips terakhir yaitu kurangi makanan dan minuman instan. Makanan instan biasanya identik dengan makanan yang tidak segar, seperti makanan yang digoreng atau mengandung banyak penyedap rasa.
"Makanan instan ini dapat mengakibatkan kehausan. Sedangkan minuman instan yang mengandung pemanis buatan dapat menyebabkan risiko diabetes dan akan mengganggu imunitas saat berpuasa," imbuhnya.(BS06)
Baca Juga:
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com Untuk dapat menikmati narkoba, seorang pria nekat membobol sebuah rumah di Jalan Selamat, Gang Sadar, No.17 B, Kelurahan Bi
Peristiwa
beritasumut.com Empat bandar narkoba di Binjai, Provinsi Sumatera Utara, dijebloskan ke penjara setelah ditangkap personel Satuan Reserse (
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pe
Olahraga
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi