Senin, 25 Mei 2026

Ingin Menikah? Persiapkan Ini Dulu

Rabu, 21 Februari 2018 00:15 WIB
Ingin Menikah? Persiapkan Ini Dulu
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menikah tentunya merupakan momen yang sangat istimewa. Karenanya, wajar jika setiap pasangan yang akan menikah harus mempersiapkan banyak hal. Untuk itu, Dokter spesialis kejiwaan, Dr dr Elmeida Effendy MKed KJ SpKJ (K) mengatakan, selain materi, pesta, undangan dan hantaran, mental atau kesehatan jiwa juga sangat penting dipersiapkan sebelumnya.
 
Menurutnya, ini penting karena pasangan tersebut serius dan berniat ingin menjadikan pernikahan sekali seumur hidup. "Persiapan mental adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan rumah tangga nantinya. Paham bahwa akan terjadi perubahan dalam hidup dari sebelumnya tidak pernah terbayangkan," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (20/02/2018).
 
Elmeida menjelaskan, perubahan psikologis juga hal yang sangat penting. Menikah berarti memiliki tanggung jawab baru sebagai suami atau istri. Tidak hanya itu, menurutnya menjaga komunikasi juga sangat perlu. Kegagalan komunikasi sering berdampak pada berakhirnya perkawinan di kemudian hari. "Mau tidak mau harus memprioritaskan keluarga, mengurangi waktu dengan teman, mempersiapkan diri belajar tabah dan tegar. Sebab semua rumah tangga memiliki lika-liku. Jangan gampang menyerah, marah dan merajuk, belajarlah bersikap lebih dewasa," jelasnya.
 
Menjalani pernikahan, sambungnya, juga harus mengenyampingkan ego pribadi. Pasangan harus diberikan kepercayaan sehingga bisa menjaga diri meskipun berjauhan. "Hargai perbedaan dengan pasangan. Jangan paksa dia untuk menyukai apa yang anda suka, dan membenci apa yang anda tidak suka. Cobalah menyesuaikan diri dengan perbedaan yang ada. Jangan sampai perbedaan kecil menganga menjadi besar dan menimbulkan pertengkaran," terangnya.
 
Elmeida juga menyebutkan, persiapan menjelang pernikahan (premarital conseling) memang perlu dilakukan. Hal itu bisa dilakukan oleh Orangtua atau pemuka agama. Namun sekarang ini, banyak yang memilih dengan membuat perjanjian Pranikah. "Kalau dirasa perlu silakan membuat perjanjian pranikah. Tetapi ada yang menganggap belum apa-apa sudah hitungan sehingga akan memudarkan cinta itu sendiri," tuturnya.
 
Elmeida menambahkan, hal yang tidak lupa ialah selalu hormati orangtua dan mertua, menjaga hubungan dengan ipar. Menurutnya, pernikahan sering kandas akibat hasutan keluarga besar sendiri. Upayanya dengan membuat prioritas untuk tetap sediakan waktu dengan keluarga besar. "Jadi, intinya kesiapan mental dan jiwa sebelum pernikahan sangat penting. Apalagi di masa sekarang, dimana pernikahan sangat mudah goyah, karena zaman ini banyak orang juga bangga dengan status perceraian dan single parent," pungkasnya. (BS07)

Tags
beritaTerkait
Kampanye P3LP, Langkah Penting untuk Meningkatkan Kesehatan Jiwa Generasi Muda Kota Medan
Plt Walikota Ingin Program Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Terbentuk di 21 Kecamatan
Puncak Acara Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Pj Gubernur Sumut Kunjungi dan Sapa Pasien RSJ Muhammad Ildrem
Dokter Tara Aseana Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Jiwa dan Mental di Masa Pandemi Covid-19
USU dan Pemko Medan Gelar Webinar Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi
Sempat Terhenti, Layanan Akad Nikah di KUA Kembali Dibuka
komentar
beritaTerbaru
hit tracker