Kanwil Bank Mandiri Medan Pilih Bungkam Terkait Gugatan PT TSI dan Isu Penarikan Dana Nasabah
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
beritasumut.com - Sebagai produsen pupuk urea terbesar di Indonesia, Pupuk Kaltim (PKT) memiliki kapasitas untuk terus berinovasi menghasilkan produk yang ramah lingkungan dan memberikan nilai tambah tidak hanya bagi bisnis, namun juga lingkungan dan sosial. Salah satunya adalah produk aktivator kompos “Biodex†sebagai bioaktivator yang dikembangkan Pupuk Kaltim untuk mengatasi masalah limbah organik yang mengandung selulosa dan lignin tinggi seperti jerami, sekam padi, kulit buah kakao.
Melalui formula terkini dan ramah lingkungan, Biodex Pupuk Kaltim memungkinkan proses dekomposisi limbah organik dapat berjalan dengan cepat, sehingga menghemat waktu, tenaga, hingga biaya.
Selain dapat dimanfaatkan hingga skala pertanian secara luas karena mampu membantu petani secara efektif dan efisien dalam membuat kompos dari limbah organik sisa panen, pemanfaatan produk Biodex ini juga diperluas untuk membantu mengatasi limbah organik rumah tangga yang saat ini menjadi salah satu penyumbang terbesar penumpukan sampah di berbagai wilayah Indonesia.
Jefri Limeisa Putra selaku Vice President Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim, mengatakan, sejak diluncurkan pada 2016, pemanfaatan produk unggulan Pupuk Kaltim ini semakin meluas tidak hanya di ekosistem pertanian, namun juga untuk mengatasi persoalan yang ada di masyarakat, khususnya terkait lingkungan. "Mengingat kandungan dan formulasi produk yang ramah lingkungan dan inovatif, Biodex ini mampu membantu masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga dan mengubahnya menjadi kompos yang memiliki nilai guna,†ujarnya.
Lebih lanjut, Pupuk Kaltim juga menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, kali ini dengan Pemerintah Kota Madiun untuk membantu pengelolaan limbah rumah tangga masyarakat sekitar dengan pemanfaatan Biodex, melalui kehadiran “Kampung Kompos Biodexâ€. Melalui inisiatif tersebut, Pupuk Kaltim dan pemerintah setempat berupaya mengurangi peningkatan timbulan sampah di Kota Madiun yang mencapai 118,17 ton/hari, dengan 75% diantaranya merupakan sampah sisa makanan yang berasal dari rumah tangga.
Sejak digagas 4 bulan yang lalu, Kampung Kompos Biodex tersebut sudah mengolah lebih dari 2 ton limbah rumah tangga dan menghasilkan produksi 1 ton pupuk kompos Biodex. Selain itu, kompos Biodex tersebut juga secara langsung diaplikasikan untuk tanaman hortikultura yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar seperti terong, cabai, dan tomat.
[br] Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan terima kasihnya kepada Pupuk Kaltim yang telah memilih Kota Madiun sebagai langkah awal (pilot project) dalam menyelesaikan permasalahan sampah. Dan, sharing ilmunya dalam memproduksi sendiri pupuk kompos di Kampung Kompos Biodex. "Sehingga dapat merubah sampah menjadi berkah, bukan masalah," ujarnya.
Produk unggulan Biodex dirancang secara khusus dengan teknologi terkini dan sangat memperhatikan dampak terhadap lingkungan. Setidaknya terdapat keunggulan utama dari produk inovasi tersebut, yaitu ramah lingkungan, sesuai untuk limbah organik padat seperti ranting kayu, cangkang sawit, maupun pelepah daun, tidak membutuhkan tambahan nutrisi, tidak perlu dilakukan pembalikan selama proses pengomposan, dan sesuai dengan wilayah tropis Indonesia. Biodex juga memiliki kandungan berbahan aktif kapang dan jamur unggul yang memiliki kemampuan selulolitik dan lignolitik tinggi sehingga mampu menghasilkan proses dekomposisi dengan waktu relatif singkat.
Adapun cara penggunaan Biodex pun cukup sederhana, yaitu 1) pencacahan bahan organik, 2) pengaplikasikan Biodex dengan menaburkannya secara merata pada bahan organik tersebut, 3) penutupan dengan terpal atau plastik secara rapat dengan kondisi lembab, 4) kemudian kompos siap dipanen dalam waktu 14 - 30 hari dengan hasil optimal.
“Kami berharap, Kampung Kompos Biodex di Madiun ini dapat menjadi awal yang baik dalam upaya kami membantu menjaga lingkungan. Ke depannya, kami akan terus meningkatkan skala kerjasama secara luas dengan pemerintah daerah dan dinas terkait, dalam hal pengolahan limbah organik rumah tangga sehingga selain membantu pengelolaan sampah, inisiatif ini juga dapat sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dengan hasil produksi kompos dan tanaman produktif," tutup Jefri.(rel)
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan