Rabu, 15 Juli 2026

Bertahan di Tengah Pandemi Tanpa PHK, Musa Rajekshah Apresiasi PT Pamin

Selasa, 09 November 2021 18:30 WIB
Bertahan di Tengah Pandemi Tanpa PHK, Musa Rajekshah Apresiasi PT Pamin
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengucapkan terima kasih kepada PT Pacific Medan Industri (Pamin) dan sejumlah sektor usaha yang tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), meski perusahaan tersebut tengah melakukan efisiensi menyelamatkan bisnisnya yang terdampak pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Musa Rajekshah saat melakukan kunjungan kerja ke PT Pamin di Kawasan Industri Medan (KIM) II, Jalan Pulau Nias Selatan IV, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Selasa (09/11/2021).

Kehadiran Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah disambut oleh General Manager PT Pamin Ali Saleh Sulaiman, Deputi General Manager PT Pamin Abdulrahman Saeed, Plant Manager PT Pamin Sumali, General Manager PT Palmindo Abdullah Muqbil dan General Manager PT Oleochem and Soap Industri Ashish Sharma. Kunjungan diawali dengan melihat lokasi felling plant atau ruang pengemasan produk minyak goreng dan produk PT Pamin lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, General Manager Ali Saleh Sulaiman mengaku pihaknya telah mengurangi produksi selama pandemi. "Sebelumnya perusahaan mampu memproduksi minyak goreng sebanyak 300 sampai 350 kontainer per minggu untuk memenuhi pasar lokal dan mancanegara, sekarang hanya 100 kontainer saja," ujarnya.

Baca Juga:

Baca Juga : Pendapatan Menurun, DAMRI Pastikan Tak Ada PHK Karyawan

Plant Manager Sumali menambahkan, meski produksi menurun, dari sebelumnya 24.000 ton sampai 25.000 ton kini hanya tinggal 15.000 ton sampai 17.000 ton per minggu, pihak perusahaan tetap mengupayakan tidak melakukan PHK kepada karyawannya. "Meski jumlahnya turun Pak, tapi kami tidak ada melakukan PHK kepada karyawan," katanya.

Baca Juga:

[br] Menurut Sumali, pihaknya meminta perhatian pemerintah khususnya terkait keterbatasan kontainer keluar dan lainnya dalam proses pengiriman barang ekspor saat di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang dikelolah oleh PT Pelindo. Selain itu juga, perhatian pemerintah dalam hal penelitian isu kelapa sawit di Sumut. "Kami berharap ada laboratorium bertaraf internasional di Sumut untuk menganalisa isu sawit, sehingga kami tidak perlu lagi mengirim sampel sampai ke Malaysia atau ke Jerman, apalagi biaya pengirimannya juga cukup mahal. Saya yakin kita bisa karena banyak ahlinya di sini, dulu Malaysia belajar sama kita di Indonesia," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Musa Rajekshah menyampaikan kunjungannya ke PT Pamin untuk mendengarkan permasalahan yang dihadapi para pengelolah perusaan khususnya dalam hal ekspor. "Tadi sudah disampaikan kendalanya dan ini menjadi catatan kami, namun saya perlu juga mendengar langsung dari Pelindo terkait keterbatasan kontainer yang keluar dari pelabuhan itu apa, secepatnya kami akan komunikasi ke Pelindo," ujar Ijeck.

Ijeck juga berjanji akan menyampaikan harapan terkait adanya laboratorium kelapa sawit bertaraf internasional ke kementerian, dalam hal ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Namun, tambah Ijeck, hal penting saat ini adalah selama pandemi pihaknya berharap perusahaan-perusahaan di Sumut bisa bertahan dan dapat mempertahankan karyawannya sehingga tidak dirumahkan.

Baca Juga : Kemnaker Berharap Bantuan Subsidi Upah untuk Pekerja Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi

"Saya mendengar tadi PT Pamin tidak ada melakukan pemberhentian karyawan meskipun dalam suasana sulit saat ini, kami dari pemerintahan sangat berterima kasih dan muda-mudahan ini dapat diikuti oleh perusahaan yang lain sehingga Sumut dapat bangkit dan Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Sumut saat ini juga tumbuh positif 4% secara secara year on year (yoy)," tutup Ijeck. (BS03)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan
Perkuat Praktik Industri Hijau, UPER Gelar Green Chemistry for Industrial Excellence 2025
Dorong Percepatan Investasi Kawasan Industri Terpadu Kadin Sumut Bertemu PT JIEP dan BPS
Abaikan 'Noise', Kadin Sumut Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi
Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas
Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11
komentar
beritaTerbaru
hit tracker