Jumat, 01 Mei 2026

2025 Ditargetkan 23 Persen, Kementerian ESDM: Penggunaan EBT Untuk Pembangkit Listrik Baru 13 Persen

Kamis, 28 November 2019 16:00 WIB
2025 Ditargetkan 23 Persen, Kementerian ESDM: Penggunaan EBT Untuk Pembangkit Listrik Baru 13 Persen
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, mengemukakan bahwa pemanfaatan sumber daya energy saat ini masih didominasi oleh energi fosil, seperti minyak bumi, gas alam, serta mineral dan batu bara. 
 
“Di sisi lain kita punya potensi Energi Baru Terbarukan (EBT)  yang sangat besar tapi belum  dikelola  secara baik,” kata Agung Pribadi, dalam sambutan tertulis yang dibacakan pada Forum Tematik Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) di Clove Garden Hotel, Bandung, Jabar, Rabu (27/11/2019) hingga Jumat (29/11/2019).
 
Menurut Agung, hingga saat ini pembangkit yang kita miliki sekitar 65,8 ribu MW yang menggunakan EBT baru mencapai 9.000an MW atau sekitar 13-14 persen. Pemerintah berharap pada tahun 2025 nanti, penggunaan EBT bisa mencapai sekitar 23 persen sebagaimana amanat Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). 
 
Kementerian ESDM, lanjut Agung, telah melakukan beberapa upata untuk mendorong pengembangan energi terbarukan dan mempercepat transisi energi, antara lain melalui pengembangan Program Mandatori B30, pembagian lebih dari 300 ribu Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), pembangunan lebih dari 26 ribu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya, peerbitan Peraturan Menteri ESDM tentang PLS Atap, serta penyusunan Road Map EBT. 
 
Agung berharap peserta Bakohumas dapat memahami dan mendapatkan bekal pengetahuan mendalam sehingga dapat menyebarluaskan informasi sekrir  ESDM kepada public menjadi akurat dan tepat sasaran. 
 
Sadarkan Masyarakat 
Sebelumnya Sekretaris Bakohumas Helmi Hafid mengatakan, Bakohumas sebagai Government Public Relations (GPR) harus turut serta mendukung publikasi produk EBT dengan menginformasikan keunggulan EBT kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat terliterasi dan terbangun product image EBT yang positif. 
 
Helmi pun berharap, peran GPR mendukung kampanye “Energi Terbarukan, Sekarang, dan Masa Depan” mampu menyadarkan masyarakat Indonesia untuk beralih mengunakan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan tidak bergantung pada energi fosil sehingga bisa menurunkan pencemaran udara. “Selain itu juga, mampu menarik perhatian dan membangun daya tarik negara lain untuk mengimpor produk energi terbarukan karya Indonesia,” lanjut Helmi. 
 
Hadir dalam forum tersebut antara lain Kasubdit Hubungan Kelembagaan Kementerian ESDM Salman Akira, Kasubdit Direktorat  Kemitraan Kominfo selaku Sekretaris Bakohumas Helmi Haafid, dan nara sumber Yudistira ‘Udd’ Sondakh.(rel)

Tags
beritaTerkait
Gandeng Ditjen EBTKE, Pemko Medan Lakukan Penerapan Manajemen Energi Gedung Perkantoran
Pemerintah Terbitkan Aturan Terbaru PLTS Atap, Kapasitas Pemasangan Tidak Dibatasi
Hadiri Seminar Nasional MKI, Ketua KADIN Medan Apresiasi Inisiasi MKI
Pemprov Sumut Sambut Baik Investasi Pertanian dan Energi Terbarukan
Potensi Energi Terbarukan Besar, Presiden Jokowi: Kalkulasi yang Detail
Belanda Harapkan Kerja Sama Agriculture (pertanian) dan Energi Terbarukan dengan Sumut Segera Terwujud
komentar
beritaTerbaru
hit tracker