Jumat, 02 Oktober 2026

Tertinggi Sejak 2014, BPS: Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh 5,17 Persen

Rabu, 06 Februari 2019 22:30 WIB
Tertinggi Sejak 2014, BPS: Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh 5,17 Persen
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2018 mencapai 5,17 persen, yang berarti lebih tinggi dibanding pertumbuhan 2017 sebesar 5,07 persen, bahkan tertinggi dalam 4 tahun terakhir.
 
“Ini menunjukkan trend yang baik, karena dibandingkan beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 menunjukkan peningkatan,” kata Kepala BPS Suhariyanto dilansir dari laman setkab, Rabu (06/02/2019).
 
Catatan BPS menunjukkan pertumbuhan 5,17 persen itu merupakan yang tertinggi sejak 2014. Pada 2014 pertumbuhan ekonomi tercatat 5,01 persen, 2015 sebesar 4,88 persen, 2016 sebesar 5,03 persen, dan 2017 sebesar 5,07 persen.
 
Kepala BPS menilai, pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,17 persen itu merupakan pencapaian yang baik di tengah ekonomi global sepanjang tahun tersebut.Menurutnya, sumber pertumbuhan ekonomi pada sepanjang 2018 adalah industri pengolahan (0,91 persen), disusul perdagangan (0,66 persen), konstruksi (0,61 persen), pertanian (0,49 persen), dan lainnya (2,50 persen).
 
Adapun menurut pengeluaran, sumber pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen adalah konsumsi rumah tangga sebesar 2,74 persen, pembentukan modal tetap bruto 2,17 persen, konsumsi pemerintah 0,38 persen, dan lainnya 0.87 persen.“Pengeluaran konsumsi rumah tangga tertinggi pada kelompok restoran dan hotel, transportasi dan komunikasi, serta kelompok kesehatan dan pendidikan,” jelas Suhariyanto.
 
Dijelaskan oleh Kepala BPS, bahwa ekspor barang tumbuh melambat seiring dengan perlambatan pertumbuhan volume perdagangan dan ekonomi global,serta perlambatan pertumbuhan ekonomi negara-negara mitra dagang utama.Sedangkan impor tumbuh lebih cepat seiring peningkatan permintaan domestik.
 
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen itu, menurut Suhariyanto, juga terjadi kenaikan pada sisi pendapatan per kapita. Tercatat pada 2017 pendapatan perkapita penduduk Indonesia mencapai Rp56 juta atau 3.927 dollar AS, yang berarti lebih tinggi dibanding 2019 (Rp51,9 juta/3.876,3 dollar AS). Sementara pendapatan per kapita 2016 tercatat Rp47,9 juta atau 3.603,6 dollar AS. (BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Program Kepatuhan Persaingan Usaha, KPPU Bersinergi dengan Manajemen Grab Indonesia
Kerja Sama Strategis Kadin Medan dan Binus University: Dorong Kemajuan Ekonomi, Layanan Kesehatan, dan Pengabdian Masyarakat
Ketua KADIN Medan Arman Chandra Diangkat Jadi Anggota Kehormatan PGI Bireuen, Kado Istimewa di Hari Ulang Tahun
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Film Indonesia Menguat di Panggung Internasional Sepanjang 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker