Senin, 18 Mei 2026

Panglima TNI: Kemandirian Industri Pertahanan Dalam Negeri Dukung Alutsista TNI

Minggu, 25 Februari 2018 22:00 WIB
Panglima TNI: Kemandirian Industri Pertahanan Dalam Negeri Dukung Alutsista TNI
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-TNI memiliki kepentingan terhadap perkembangan industri pertahanan dalam negeri, sebagai wujud kemandirian dalam mendukung dan memenuhi kebutuhan Alat Utama dan Sistem Senjata (Alutsista) TNI.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP di hadapan 4.000 Mahasiswa dan Akademisi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada acara Peringatan Wisuda Sarjana ke-87 Periode I Tahun 2018, di Doom UMM Jl. Trogomas No 246, Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/02/2018).
 
Menurut Panglima TNI, salah satu pihak yang tertera dalam perkembangan pertahanan dalam negeri adalah para wisudawan dan segenap Akademisi Universitas Muhammadiyah Malang, yang mungkin suatu saat nanti akan berkecimpung dalam bidang pertahanan. “Akademisi merupakan sumber daya intelektual yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dapat diterapkan dalam industri pertahanan,” katanya.
 
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa dalam pengembangan kemandirian industri pertahanan dalam negeri, merupakan upaya nyata dalam membangun kemampuan intern atau daya tangkal dalam rangka mencegah berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa penelitian dan pengembangan tersebut agar dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan Alutsista TNI, sehingga mendapatkan produk yang benar-benar diperlukan. “Untuk itu, sinergitas antara unsur penelitan pengembangan dengan lainnya seperti civitas akademika, LIPI, BUMN dan pihak swasta harus ditingkatkan,” harapnya.
 
Dihadapan ratusan Mahasiswa dan Akademisi Universitas Muhammadiyah Malang, Panglima TNI mengatakan bahwa mahasiswa dan alumni merupakan sumber daya manusia yang potensial untuk bergabung dalam dunia industry, khususnya pertahanan.
 
“Perguruan Tinggi dengan segenap Civitas Akademika  sering menjadi sumber sagasan dan inspirasi serta menjadi laporan laboratorium ilmu pengetahuan dan teknologi, pemikiran-pemikiran segar dari para mahasiswa dan dosen di aktualisasikan dalam penelitian yang berkualitas dan menghasilkan karya-karya inovatif,” kata Panglima TNI menutup orasinya.
 
Sebelum menyampaikan orasi ilmiahnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dikukuhkan sebagai warga kehormatan Universitas Muhammadiyah Malang.  Pengukuhan warga kehormatan itu ditandai dengan penyematan Jas Almamater Univ. Muhammadiyah Malang oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Drs. H Fauzan MPd didampingi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Efendi MAP dan Prof HA Malik Fajar MSc.(rel)

Tags
beritaTerkait
Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel
Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara
Perkuat Praktik Industri Hijau, UPER Gelar Green Chemistry for Industrial Excellence 2025
Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka
Dorong Percepatan Investasi Kawasan Industri Terpadu Kadin Sumut Bertemu PT JIEP dan BPS
Abaikan 'Noise', Kadin Sumut Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker